Apa Itu Gerakan 3M Plus
Gerakan 3M Plus adalah program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dicanangkan Kementerian Kesehatan sebagai upaya utama mencegah demam berdarah dengue (DBD). Tiga M-nya adalah: Menguras tempat penampungan air seperti bak mandi dan toren minimal satu kali dalam sepekan, Menutup rapat wadah penampungan air, serta Mendaur ulang atau mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Kata Plus merujuk pada langkah-langkah tambahan untuk mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk. Karena nyamuk Aedes aegypti bertelur di genangan air bersih, memutus tempat perkembangbiakannya lewat PSN rutin adalah cara paling efektif dan aman, jauh lebih ampuh dibanding hanya mengandalkan fogging.
Rincian Langkah Plus
Langkah Plus meliputi menaburkan bubuk larvasida atau abate pada penampungan air yang sulit dikuras, memelihara ikan pemakan jentik seperti ikan cupang atau ikan kepala timah, serta memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi rumah. Selain itu, gunakan losion anti nyamuk atau kelambu saat tidur, dan tanam tanaman pengusir nyamuk seperti lavender, sereh, dan geranium di sekitar rumah.
Jangan lupa membersihkan talang dan saluran air yang tersumbat daun, mengeringkan genangan di pekarangan, mengganti air vas bunga seminggu sekali, tidak menggantung pakaian bekas pakai sembarangan, serta rutin gotong royong membersihkan lingkungan bersama warga.
Satu Rumah, Satu Jumantik
Untuk memperkuat gerakan ini, PMI Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta meluncurkan kampanye Satu Rumah, Satu Jumantik pada September 2026. Setiap keluarga diajak menunjuk satu orang sebagai juru pemantau jentik yang rutin memeriksa tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk di rumahnya sendiri, minimal seminggu sekali.
Konsepnya sederhana: pencegahan dengue dimulai dari lingkungan paling dekat, yaitu rumah. Setiap rumah yang bebas jentik adalah benteng pertahanan. Sebagai inovasi tambahan, Kota Yogyakarta juga memanfaatkan nyamuk ber-Wolbachia yang menurut pemantauan terakhir telah mencapai sekitar 87 persen populasi untuk membantu menekan penularan DBD.
Fogging Bukan Solusi Tunggal
Perlu dipahami bahwa fogging atau pengasapan hanya membunuh nyamuk dewasa, bukan jentik nyamuk di genangan air. Karena itu fogging diprioritaskan di wilayah yang ditemukan kasus DBD, seperti fogging serentak di 20 kecamatan yang digelar Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah pada awal Oktober 2026 memasuki musim penghujan.
Kepala Dinkes Tapteng menegaskan fogging bukan satu-satunya upaya; peran aktif masyarakat lewat PSN 3M Plus tetap diperlukan. Hal serupa disampaikan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan yang menangani 1.314 kasus DBD: langkah paling efektif dan aman tetaplah gerakan PSN 3M Plus serta penguatan program Jumantik Mandiri. Mari terapkan 3M Plus di rumah masing-masing mulai pekan ini.




