90 Persen Stroke Bisa Dicegah
Kabar baiknya, stroke bukanlah vonis yang tak terelakkan. Menurut Kementerian Kesehatan, sekitar 90 persen kasus stroke terkait dengan 10 faktor risiko yang dapat dicegah — mulai dari hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, hingga kebiasaan merokok dan kurang aktivitas fisik.
Artinya, sebagian besar stroke sebenarnya bisa dicegah dengan mengendalikan faktor risiko sejak dini. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan, stroke, jantung, dan ginjal dapat dicegah apabila masyarakat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, antara lain lewat program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Pantau Empat Indikator Kesehatan
Menkes mengimbau masyarakat rutin memantau empat indikator kesehatan utama, yaitu tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan berat badan. Tekanan darah ideal berada di bawah 120/80 mmHg, kadar gula darah tidak melebihi 200 mg/dL, dan kadar kolesterol dijaga di bawah 200 mg/dL.
Banyak orang tidak menyadari kondisinya memburuk karena hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Penyakit baru diketahui setelah memicu komplikasi serius seperti stroke atau serangan jantung. Hasil pemeriksaan di atas normal tidak boleh dianggap sepele meski merasa sehat.
Terapkan CERDIK dalam Keseharian
Kemenkes mempopulerkan langkah pencegahan lewat akronim CERDIK: Cek kesehatan secara rutin (minimal tekanan darah dan gula darah), Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. Penyebab stroke terbanyak ada tiga: tensi tinggi, gula darah tinggi, dan rokok.
Untuk aktivitas fisik, lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki 30 menit per hari, 5 hari dalam seminggu — total sekitar 150 menit sepekan sesuai anjuran CDC. Batasi garam tidak lebih dari 2.000 mg per hari menurut Kemenkes, perbanyak buah dan sayuran, serta hindari alkohol. Penderita diabetes dan penyakit jantung perlu berobat teratur sesuai anjuran dokter.
Jangan Tunggu Sakit untuk Periksa
Menurut Perhimpunan Dokter Neurologi Seluruh Indonesia (Perdosni), stroke bukan lagi penyakit yang hanya menyerang usia lanjut, tetapi juga mulai menyerang usia produktif. Karena itu pencegahan sejak muda menjadi semakin penting.
Jangan menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan. Manfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis di fasilitas kesehatan terdekat, kendalikan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol, serta konsultasikan ke dokter bila memiliki faktor risiko. Deteksi dini hari ini adalah investasi kesehatan untuk masa depan.




