Jorge Martin Rebut Kembali Takhta Klasemen MotoGP

Jorge Martín kembali memimpin klasemen sementara MotoGP 2026. Pembalap Aprilia Racing itu mengoleksi 355 poin setelah finis ketiga pada balapan utama MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026).

Tambahan poin dari Mandalika mengantarkan Martín kembali ke puncak klasemen, menggeser Marc Márquez (Ducati Lenovo) yang kini mengoleksi 353 poin. Selisih dua poin membuat persaingan gelar juara dunia musim ini semakin sengit.

Sementara itu, rekan setim Martín, Marco Bezzecchi, menempati peringkat ketiga dengan 309 poin setelah memenangi balapan di Mandalika.

Jorge Martin Pimpin Klasemen MotoGP 2026 Usai Finis 3 di Mandalika
Ilustrasi — Jorge Martin (foto arsip Crash.net, bukan dari balapan Mandalika 2026). (Sumber: Crash.net)

Duel Martín vs Márquez di Mandalika

Podium ketiga di Mandalika diraih Martín lewat duel sengit dengan Márquez. Pembalap Spanyol itu mulai memperbaiki posisinya sebelum menyalip Márquez di tikungan 10 untuk naik ke tempat ketiga.

Márquez yang juga mendapat tekanan dari Pedro Acosta (Red Bull KTM) akhirnya harus puas finis di posisi keenam — hasil yang membuatnya kehilangan puncak klasemen.

“Saya senang dengan podium ini karena saya berhasil meraih hasil terbaik yang bisa dicapai. Marco dan Raúl tampil lebih kuat sepanjang akhir pekan,” kata Martín.

Podium Ketiga Beruntun untuk Martín

Hasil di Mandalika menjadi podium kesembilan Martín sepanjang musim 2026. Lebih istimewa, ini adalah podium ketiga secara beruntun setelah ia finis di posisi yang sama di Austria dan Jepang.

Konsistensi Martín menjadi modal penting Aprilia dalam perburuan gelar. Pabrikan asal Italia itu kini menempatkan dua pembalapnya — Martín dan Bezzecchi — di tiga besar klasemen.

Dominasi Aprilia di Mandalika, dengan empat motor RS-GP26 finis di empat besar, semakin menegaskan bahwa perebutan gelar musim ini menjadi duel antara kekuatan Aprilia dan Ducati.

Persaingan Gelar Makin Panas

Mandalika merupakan seri ke-17 dalam kalender MotoGP 2026. Dengan selisih hanya dua poin antara Martín dan Márquez, setiap seri tersisa akan sangat menentukan.

Bezzecchi yang tertinggal 46 poin dari Martín juga masih menjaga peluang dalam perebutan gelar juara dunia musim ini berkat kemenangan kelimanya musim ini di Mandalika.

Publik kini menanti seri berikutnya: mampukah Martín mempertahankan puncak klasemen, atau Márquez merebutnya kembali? Setiap poin kini menjadi sangat berharga.