Ledakan Hantam Pasar Cimanggis Tangsel Rabu Malam
Ledakan hebat mengguncang kawasan pertokoan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Peristiwa yang terjadi tepat selepas Magrib itu menewaskan dua orang dan melukai 11 lainnya.
Kekuatan ledakan membuat empat blok bangunan rumah toko (ruko) dua lantai rusak berat. Tembok bangunan jebol hingga menembus bagian belakang, dan sejumlah kios serta lapak pedagang di kawasan pasar tradisional itu ikut terdampak reruntuhan.
Hingga Kamis pagi (15/10/2026), tim SAR gabungan masih menyisir lokasi untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal di bawah reruntuhan bangunan.
Polisi Pastikan Ledakan Pasar Cimanggis Bukan Bom
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa ledakan tersebut bukan berasal dari bom. Kesimpulan itu diambil dari hasil olah tempat kejadian perkara yang melibatkan tim penjinak bom (jibom) dan tim terkait.
Meski begitu, sumber dan pemicu pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Kepolisian memeriksa lima saksi di Polres Tangerang Selatan untuk mengungkap kronologi serta asal muasal ledakan yang merusak bangunan dan menelan korban jiwa itu.
Ruko dua lantai yang menjadi titik ledakan ternyata digunakan sebagai gudang penyimpanan dan pengemasan buah untuk didistribusikan ke sejumlah pasar. Di area dengan kerusakan paling parah, petugas menemukan tumpukan pisang mentah dalam jumlah besar serta sebuah tabung gas etilen berukuran 52 kilogram — gas yang lazim dipakai untuk membantu proses pematangan buah. Polisi menegaskan keterkaitan tabung tersebut dengan ledakan masih didalami, dan olah TKP lanjutan bersama Puslabfor Bareskrim Polri dijadwalkan berlanjut Jumat pagi.
Korban Ledakan Dievakuasi dari Reruntuhan Ruko
Data sementara mencatat total 13 korban: dua meninggal dunia dan 11 luka-luka. Dua korban meninggal, masing-masing bernama Riko dan Achmad Tri Prasetyo, dievakuasi dari balik puing bangunan. Sebagian korban sempat tertimpa reruntuhan ruko yang ambruk akibat ledakan.
Dari 11 korban luka, empat orang dilaporkan mengalami luka berat. Dua di antaranya, Andri dan Andre, mengalami luka bakar hingga 90 persen. Para korban dirawat di tiga rumah sakit, yakni RSUD Tangerang Selatan, RS Sari Asih Ciputat, dan Rumah Sakit Fatmawati.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menyebut evakuasi menjadi prioritas utama saat penanganan awal berlangsung. "Sementara kita menyelamatkan korban dulu, kita selamatkan orang dulu," ujarnya.
50 Personel Brimob Dikerahkan, Pencarian Masih Berlanjut
Satbrimob Polda Metro Jaya mengerahkan sekitar 50 personel yang terdiri dari 20 personel patroli Batalyon C Pelopor, 20 personel SAR Batalyon C Pelopor, dan 10 personel Unit Komposit Detasemen Gegana. Operasi dipimpin Danyon C Pelopor Kompol Toha Subakat bersama Polres Tangerang Selatan dan unsur terkait.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, memastikan upaya pencarian dan pertolongan terus dilakukan bersama unsur potensi SAR dan instansi terkait dengan mengutamakan keselamatan personel serta koordinasi selama operasi berlangsung.






