Apa Itu Sinusitis dan Gejalanya
Sinusitis adalah peradangan pada sinus — rongga berisi udara di dalam hidung dan kepala. Ketika sinus membengkak, lendir tidak bisa mengalir keluar dan menumpuk. Menurut Mayo Clinic, gejalanya meliputi hidung meler dan tersumbat disertai nyeri, bengkak, dan tekanan di sekitar mata, hidung, pipi, atau dahi yang memburuk saat membungkuk.
Gejala lain yang umum: sulit bernapas lewat hidung, sakit kepala, nyeri gigi, serta ingus kental berwarna bening, kuning, atau kehijauan yang keluar dari hidung atau mengalir ke tenggorokan. Perlu dicatat, perubahan warna ingus saja tidak otomatis menandakan infeksi bakteri.
Sinusitis Akut vs Kronis
Sinusitis akut paling sering dipicu pilek biasa atau virus pernapasan lain, biasanya berlangsung 3 hingga 7 hari dan umumnya sembuh sendiri dalam 7 sampai 10 hari. Pada tahap ini, perawatan rumahan sering kali sudah cukup dan waktu adalah obat terbaik.
Namun bila gejala berlangsung lebih dari 12 minggu meski sudah mendapat pengobatan, kondisinya disebut sinusitis kronis. Gejalanya menyerupai pilek yang tak kunjung sembuh: hidung tersumbat, ingus kental berwarna, nyeri tumpul di wajah, serta penurunan indra penciuman dan perasa. Pada peradangan berat, polip hidung bisa terbentuk dan mengganggu pernapasan.
Cara Mengatasi di Rumah
Beberapa perawatan sederhana bisa meredakan gejala sinusitis. Minumlah banyak cairan untuk mengencerkan lendir, gunakan obat pereda nyeri dan dekongestan yang dijual bebas, serta bilas hidung dengan larutan garam (saline) beberapa kali sehari. Hirup uap dari semangkuk air panas dengan handuk menutupi kepala, atau mandi air hangat, juga membantu.
Tempelkan kompres hangat dan lembap di sekitar hidung, pipi, dan mata selama 20-30 menit, dua hingga empat kali sehari untuk meredakan nyeri wajah. Hindari alkohol karena memperparah pembengkakan lapisan hidung, dan jangan merokok atau terpapar asap rokok. Dekongestan semprot hidung hanya dipakai beberapa hari saja karena pemakaian berlebihan justru memperparah sumbatan.
Kapan Harus ke Dokter
Sebagian besar sinusitis disebabkan virus sehingga antibiotik tidak berpengaruh. Namun infeksi bakteri sekunder mungkin terjadi. Menurut Mayo Clinic, antibiotik umumnya dipertimbangkan bila gejala memburuk atau tidak membaik setelah 10 hari. Bila diresepkan, habiskan seluruh dosis antibiotik meski gejala sudah membaik agar tidak kambuh.
Segera periksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan bila Anda sempat membaik lalu memburuk lagi disertai tekanan wajah hebat, nyeri gigi, demam, dan kelelahan setelah sekitar seminggu sakit. Untuk sinusitis kronis, dokter mungkin menyarankan steroid hidung atau oral, dan bila obat tak cukup, tindakan operasi sinus endoskopi untuk memperlebar saluran drainase.




