Memahami Angka Sistolik dan Diastolik

Hasil pengukuran tekanan darah selalu terdiri dari dua angka, misalnya 120/80 mmHg. Angka pertama adalah tekanan sistolik, yaitu tekanan saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Angka kedua adalah tekanan diastolik, yaitu tekanan saat jantung beristirahat di antara dua detak.

Satuan yang digunakan adalah milimeter air raksa (mmHg). Mengetahui arti kedua angka ini penting agar Anda tidak salah menafsirkan hasil pengukuran di tensimeter, baik manual maupun digital.

Tabel Tekanan Darah Normal Berdasarkan Usia

Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua orang, tetapi berikut rentang umum yang dijadikan patokan: bayi (0-12 bulan) 75-100/50-70 mmHg; anak-anak (1-10 tahun) 80-110/50-75 mmHg; remaja (11-18 tahun) 90-120/60-80 mmHg; dewasa (19-40 tahun) 95-135/60-85 mmHg; dewasa (41-60 tahun) 110-145/70-90 mmHg; dan lansia (di atas 60 tahun) 110-150/70-90 mmHg.

American Heart Association menyatakan tekanan darah yang sehat berada di bawah 120/80 mmHg. Seiring bertambahnya usia, pembuluh darah cenderung menjadi lebih kaku sehingga tekanan darah naik secara alami — inilah mengapa rentang normal pada lansia sedikit lebih tinggi.

Kapan Disebut Hipertensi?

Berdasarkan klasifikasi Joint National Committee (JNC) VII: tekanan darah normal di bawah 120/80 mmHg; prahipertensi 120-139/80-89 mmHg; hipertensi tingkat 1 pada 140-159/90-99 mmHg; hipertensi tingkat 2 di atas 160/100 mmHg; dan krisis hipertensi bila mencapai 180/120 mmHg.

Hipertensi yang tidak terkontrol meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kerusakan ginjal. Sebaliknya, tekanan darah yang terlalu rendah (hipotensi) juga bisa menimbulkan keluhan seperti pusing dan lemas. Konsultasikan hasil pengukuran Anda ke dokter untuk interpretasi yang akurat.

Tips Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

Tekanan darah dipengaruhi banyak faktor: usia, pola makan, aktivitas fisik, kebiasaan merokok dan minum alkohol, kondisi medis seperti diabetes dan penyakit ginjal, tingkat stres, hingga obat-obatan tertentu.

Untuk menjaganya tetap normal: berolahraga rutin seperti jalan kaki atau berenang, batasi asupan garam, perbanyak buah dan sayur, berhenti merokok, kelola stres dengan baik, dan periksa tekanan darah secara berkala. Bila angka tensi Anda berada di luar rentang normal, segera konsultasikan ke dokter atau fasilitas kesehatan.