Mengapa Vaksin Flu Harus Diulang Setiap Tahun?

Berbeda dengan banyak vaksin lain, vaksin influenza perlu diberikan setiap tahun. Penyebabnya adalah virus flu terus berubah melalui mutasi kecil yang disebut antigenic drift. WHO memantau peredaran virus secara global melalui sistem GISRS dan memperbarui rekomendasi komposisi vaksin dua kali setahun.

Di negara empat musim, kasus flu memuncak saat musim dingin. Namun di Indonesia yang beriklim tropis, virus influenza bersirkulasi sepanjang tahun dengan peningkatan signifikan saat musim hujan, sehingga vaksinasi bisa dilakukan kapan saja. Sebagian besar vaksin flu saat ini bersifat kuadrivalen, artinya melindungi terhadap empat strain virus sekaligus: dua influenza A dan dua influenza B.

Kelompok yang Paling Membutuhkan

WHO merekomendasikan vaksin influenza tahunan terutama bagi kelompok rentan: anak usia 6 bulan hingga 5 tahun, lansia di atas 65 tahun, ibu hamil, penderita penyakit kronis (seperti asma, diabetes, penyakit jantung, dan penyakit ginjal), serta tenaga kesehatan yang berisiko tinggi terpapar virus.

Bagi kelompok ini, flu bukan sekadar pilek berat. Infeksi influenza dapat berkembang menjadi komplikasi serius seperti pneumonia, infeksi telinga tengah, hingga memperburuk penyakit kronis yang sudah ada — bahkan dapat berakibat fatal. Vaksinasi melindungi diri sendiri sekaligus menekan penyebaran virus di masyarakat.

Efek Samping dan Siapa yang Perlu Berhati-hati

Vaksin flu tidak dapat menyebabkan flu karena mengandung virus yang sudah dimatikan atau hanya bagian-bagian kecil dari virus. Efek samping yang umum bersifat ringan, seperti nyeri, kemerahan, atau bengkak di area suntikan, dan biasanya hilang dalam satu-dua hari.

Namun vaksin ini tidak dianjurkan bagi orang dengan alergi berat terhadap telur (karena sebagian vaksin dibuat dengan media telur), yang sedang sakit berat, pernah mengalami reaksi alergi terhadap vaksin influenza sebelumnya, atau pernah mengalami sindrom Guillain-Barre setelah vaksinasi flu. Konsultasikan ke dokter sebelum vaksinasi bila Anda termasuk kelompok ini.

Pencegahan Flu Selain Vaksinasi

Vaksinasi adalah cara paling efektif, tetapi langkah sederhana lain tetap penting: tutup mulut dan hidung dengan tisu atau lipatan siku saat batuk dan bersin, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik, dan gunakan masker saat sakit atau berada di keramaian.

Bila sudah terinfeksi flu, tetaplah di rumah dan hindari kontak dengan orang lain — terutama kelompok rentan — sampai demam mereda setidaknya 24 jam tanpa obat penurun demam.