Diserang di Depan Kantor

Wangaratta — Dr Helen Haines, anggota parlemen independen untuk daerah pemilihan Indi di negara bagian Victoria, Australia, berada dalam kondisi kritis di rumah sakit setelah ditabrak sebuah mobil di luar kantor elektoralnya, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 15:35 waktu setempat (11:35 WIB). Haines (65) saat itu sedang memasukkan barang ke bagasi mobilnya di Murphy Street, Wangaratta, kota regional sekitar tiga jam berkendara dari Melbourne.

Saksi mata menyebut pengemudi Toyota Landcruiser putih itu melewati Haines di tempat parkir, lalu berbalik dan menabraknya hingga ia terjepit di bawah mobil. Seorang tukang cukur setempat menarik pengemudi dari mobil dan menahannya setelah menemukan pisau lipat di kantongnya. Pria 43 tahun asal Tarrawingee itu kini ditahan dan sedang diinterogasi untuk memastikan apakah tindakannya disengaja.

Tim Antiterorisme Turun Tangan

Insiden ini diperlakukan sebagai dugaan serangan terarah. Penyelidikannya ditangani Tim Antiterorisme Gabungan — gabungan Kepolisian Federal Australia (AFP), badan intelijen ASIO, dan Kepolisian Victoria — bersama polisi negara bagian. Perdana Menteri Anthony Albanese mengonfirmasi insiden tersebut dalam konferensi pers Senin malam. "Terlalu dini bagi kami untuk menyimpulkan apa motif di balik serangan ini," ujarnya. Ia menegaskan tersangka sudah ditahan dan tidak ada ancaman lanjutan bagi publik.

Dalam pernyataan resmi, keluarga Haines mengatakan politikus berusia 65 tahun itu sedang menjalani perawatan medis dan meminta masyarakat mendoakan kesembuhannya serta menghormati privasi keluarga dan stafnya.

Sosok Helen Haines

Haines mewakili kursi regional Indi sebagai anggota independen sejak 2019. Ia dikenal sebagai pengusung transparansi politik dan integritas, serta kerap menjadi suara penting crossbench di parlemen Australia.