Fenerbahce Unggul Cepat 2-0 dalam 11 Menit

Fenerbahce harus puas bermain imbang 2-2 melawan Slavia Praha pada matchday 3 fase liga Liga Champions 2026/2027 di Stadion Chobani, Istanbul, Selasa (20/10/2026) malam WIB. Tuan rumah membuang keunggulan dua gol yang diraih dalam 11 menit pertama.

Laga baru berjalan empat menit ketika Oğuz Aydın membawa Fenerbahce memimpin 1-0, menuntaskan umpan Milan Skriniar. Tujuh menit berselang, giliran Mason Greenwood menggandakan keunggulan lewat penyelesaian apik hasil kerja sama dengan Nelson Semedo — 2-0 untuk tim tuan rumah.

Awal yang sempurna itu membuat suporter Istanbul bersorak. Fenerbahce tampil percaya diri setelah pekan lalu dipermalukan 0-6 di markas Aston Villa, dan sepertinya kemenangan perdana di fase liga tinggal menunggu waktu.

Provod Perkecil, Kacor Samakan di Menit Akhir

Slavia menolak menyerah. Pada menit ke-15, Lukáš Provod memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 setelah Mateo Guendouzi melakukan kesalahan fatal dengan kehilangan bola di depan kotak penalti sendiri — blunder yang langsung dihukum tim tamu.

Skor 2-1 bertahan hingga turun minum. Fenerbahce berusaha mengendalikan permainan di babak kedua, tetapi Slavia terus menekan mencari gol penyeimbang.

Drama terjadi di pengujung laga. Pada menit ke-90, Pavel Kacor mencetak gol penyama kedudukan yang membungkam Stadion Chobani. Slavia yang sempat tertinggal 0-2 pulang dengan satu poin berharga.

Fenerbahce Masih Tanpa Kemenangan

Hasil imbang ini memperpanjang start buruk Fenerbahce di Liga Champions musim ini. Tim asuhan pelatih asal Portugal itu bermain imbang 1-1 kontra AS Roma pada matchday pembuka sebelum dihajar 0-6 oleh Aston Villa — dan kini kembali gagal menang meski sempat unggul dua gol.

Slavia Praha juga belum merasakan kemenangan: wakil Ceko itu kalah 2-3 dari Lens dan 0-2 dari Sabah pada dua laga awal. Namun satu poin dari Istanbul menjadi modal berharga untuk memperbaiki posisi di klasemen fase liga.

Bagi Fenerbahce yang diperkuat nama-nama besar seperti Ederson, N'Golo Kante, dan Romelu Lukaku, tekanan kini kian besar. Tiga laga tanpa kemenangan membuat peluang lolos ke babak 16 besar kian menipis. Wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea asal Spanyol memimpin jalannya laga dengan tegas di tengah tensi tinggi kedua tim.