Mahfud MD Raih Skor Tertinggi Survei SMRC
Mahfud MD memuncaki daftar kepemimpinan nasional dalam survei yang dirilis lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada Kamis (15/10/2026). Mantan Menko Polhukam itu meraih skor rata-rata 7,6 dari skala 0-10, tertinggi di antara 31 tokoh yang dinilai dalam Survei Opinion Leaders periode September 2026.
Hasil survei dipaparkan pendiri SMRC Saiful Mujani di Gedung FISIP UIN Jakarta. Sebanyak 200 responden yang terdiri dari akademisi dan jurnalis menilai 31 tokoh dengan sembilan tolok ukur: kapabilitas dan kompetensi, empati, integritas, akseptabilitas, pluralis inklusif, komitmen pada demokrasi, komitmen pada kesejahteraan umum, komitmen pada profesionalisme angkatan bersenjata dan polisi, serta komitmen pada politik luar negeri bebas aktif. Survei yang digelar pada September 2026 ini menilai para tokoh secara komparatif, sehingga skor yang diperoleh mencerminkan persepsi relatif di antara 31 tokoh yang masuk daftar penilaian.

Anies, Ahok, hingga KDM Berimbang di Angka 7,0
Di bawah Mahfud, lima tokoh mencatatkan skor sama-sama 7,0: Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Dedi Mulyadi, Pramono Anung Wibowo, dan Zainal Arifin Mochtar. Ketiganya — Anies, Ahok, dan Dedi Mulyadi (KDM) — kerap disebut-sebut sebagai calon kuat dalam kontestasi kepemimpinan nasional.
Menyusul di bawahnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meraih skor 6,9, sementara Ganjar Pranowo dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi masing-masing mengantongi 6,8. Adapun kelompok terbawah ditempati Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dengan 4,9, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka 4,4, dan Kaesang Pangarep 4,0. Posisi terbawah ini menunjukkan para responden — akademisi dan jurnalis — memberi penilaian paling rendah terhadap kelompok tokoh muda yang sedang naik daun, setidaknya dalam konteks kepemimpinan nasional yang demokratik-transformatif.
Integritas Jadi Kriteria Paling Krusial
Integritas menjadi tolok ukur paling menentukan dalam survei SMRC ini. Sebanyak 96 persen responden menilai integritas — yang mencakup kejujuran, konsistensi antara kata dan perbuatan, serta bersih dari cacat hukum dan moral — sebagai "sangat penting" bagi seorang pemimpin nasional. Mahfud pun meraih skor integritas tertinggi, yakni 7,6.
Saiful Mujani menjelaskan, studi ini dirancang untuk menjawab kekecewaan publik terhadap sejumlah pemimpin yang terpilih namun dinilai mengecewakan. "Survei opinion leaders ini menjajaki kepemimpinan nasional yang demokratik-transformatif," kata Saiful saat memaparkan hasil survei.






