Keluarga Umumkan Kabar Duka

Komunitas musik gospel Nigeria berduka atas meninggalnya penyanyi dan pelayan pujian Olayemi Bayonile Bolaji, yang populer dengan nama Toluwanisings. Keluarga mengonfirmasi kepergiannya melalui pernyataan yang diunggah di akun media sosial terverifikasi sang penyanyi pada Rabu (14/10/2026), menyebut ia wafat pada dini hari 14 Oktober 2026 dalam usia 41 tahun.

Dalam pernyataan itu, keluarga menggambarkan Toluwanisings sebagai suami, anggota keluarga, dan pelayan gospel yang sangat dicintai. Keluarga meminta publik, sahabat, dan komunitas Kristen untuk mendoakan istri serta orang-orang terkasihnya di masa berkabung ini. Penyebab kematian tidak diungkap secara resmi, dan rincian pemakaman akan diumumkan kemudian.

Dikenal Lewat Lagu Pujian yang Enerjik

Toluwanisings dikenal luas lewat lagu-lagu seperti Eleda, I'm Not Alone, A Very Big God, dan Unreserved Praise. Ia identik dengan penampilan pujian yang energik, suara khas, dan pesan syukur serta iman yang menyentuh banyak pendengar gospel kontemporer.

Ia meninggalkan seorang istri dan anak-anak, serta deretan rekaman gospel yang menjadi warisannya. Pada Juli 2026, Toluwanisings sempat selamat dari kecelakaan lalu lintas saat pulang dari sebuah pelayanan gospel bersama timnya, yang kala itu ia bagikan sendiri di media sosial dengan rasa syukur.

Keluarga menyebut rincian pemakaman akan diumumkan pada waktunya dan meminta privasi di masa berkabung. Pengumuman kematian disampaikan melalui akun media sosial terverifikasi sang penyanyi, mengakhiri ketidakpastian setelah kabar kesehatannya sempat beredar di dunia maya.

Gelombang Belasungkawa dan Klaim Ajudan

Kabar kepergiannya memicu gelombang belasungkawa di media sosial. Komedian sekaligus penghibur gospel Ayo Ajewole, yang dikenal sebagai Woli Agba, menyebut kepergian Toluwanisings sebagai sunset at midday dan menggambarkan suaranya yang unik sebagai kehilangan yang menyakitkan. Aktris Nollywood Mercy Johnson Okojie serta pengacara Pelumi Olajengbesi turut menyampaikan duka cita.

Di sisi lain, ajudan sang penyanyi bernama Gbolabo mengklaim Toluwanisings sempat dilarikan dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain di Ibadan sebelum meninggal, dengan menyebut sekitar tujuh hingga delapan fasilitas yang didatangi. Klaim tersebut belum terverifikasi secara independen dan keluarga tidak mengaitkan kematian dengan penyebab tertentu, sehingga publik diminta menunggu keterangan resmi keluarga.