Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menuntaskan balapan kandang di Sirkuit Pertamina Mandalika dengan finis di posisi keenam pada Moto3 Grand Prix Indonesia, Minggu (11/10/2026). Berlaga di depan pendukung tuan rumah, pembalap Honda Team Asia itu sempat naik ke posisi kelima usai insiden yang melibatkan Adrian Cruces pada lap ke-13, sebelum menutup balapan di peringkat keenam.

Tambahan 10 poin membuat koleksi poin Veda musim ini mencapai 115 dan membawanya naik ke peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 2026. Lebih penting lagi, ia melewati rivalnya Hakim Danish yang finis ke-14 di Mandalika dan kini mengantongi 107 poin. Valentin Perrone (123 poin) dan Matteo Bertelle (109 poin) menjadi pesaing terdekat Veda dalam perebutan posisi.

Capaian 115 poin membuat Veda memecahkan rekor perolehan poin terbanyak bagi pembalap rookie Honda Team Asia dalam satu musim. Rekor sebelumnya dipegang Ai Ogura — yang kini membalap di MotoGP — dengan 109 poin pada musim debutnya di Moto3 2019. Musim debut Veda juga sudah dihiasi dua podium: di GP Prancis dan GP Brasil. Manajer tim Hiroshi Aoyama memuji konsistensi catatan waktu lap Veda meski balapan berjalan kompetitif, dan menilai sang pembalap sudah tampil maksimal di hadapan publik sendiri.

Kalender Moto3 2026 masih menyisakan lima seri: Australia, Malaysia, Qatar, Portugal, dan Spanyol. Seri Malaysia di Sepang diprediksi menjadi kesempatan emas bagi Hakim Danish yang berlomba di kandangnya — situasi yang menyerupai keuntungan Veda di Mandalika. Namun dengan tren positif ini, peluang Veda mengejar rekor poin tertinggi Honda Team Asia milik Taiyo Furusato (172 poin pada 2025) tetap terbuka.

Balapan Mandalika sendiri dimenangi Maximo Quiles yang sekaligus memastikan gelar juara dunia Moto3 2026, dengan David Almansa dan Brian Uriarte melengkapi podium. Veda finis dengan selisih 12,017 detik dari pemenang. Hasil di Indonesia menjadi modal berharga bagi pembalap 17 tahun asal Gunungkidul itu untuk menghadapi seri-seri berikutnya sekaligus menegaskan ia mampu bersaing dengan nama-nama internasional di level dunia.