Tertinggal Cepat, Bangkit dalam Dua Menit
Garudayaksa FC akhirnya mengukir kemenangan perdana di Super League 2026/2027 usai menaklukkan Arema FC dengan skor 3-1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/10/2026) sore WIB. Tuan rumah sempat dikejutkan gol cepat tim tamu sebelum bangkit dan membalikkan keadaan.
Arema FC langsung mendapatkan gol cepat melalui tandukan Matheus Blade dari skema tendangan penjuru pada menit kelima. Matheus memenangkan duel udara melawan penjaga gawang Garudayaksa dan gol tersebut sempat ditinjau VAR sebelum disahkan wasit Yoko Suprianto.
Tim tuan rumah langsung tersengat dan mencoba meningkatkan intensitas serangan. Perubahan strategi pelatih Milos Joksic setelah periode water break langsung membuahkan hasil: Brian Rubio menyamakan kedudukan pada menit ke-34 lewat bola muntah hasil tepisan kiper Arema Adi Satryo, sebelum Jayro Hestefano Jean membawa tuan rumah berbalik unggul 2-1 hanya dua menit berselang lewat tembakan keras dari dalam kotak penalti.

Gol Penentu Carlos Iury
Memasuki babak kedua, Arema FC langsung menambah intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Sejumlah peluang emas diciptakan anak asuh Marcos Santos, tetapi pertahanan Garudayaksa dan penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat skor 2-1 tak berubah.
Garudayaksa mengunci kemenangan pada menit ke-70 ketika Carlos Iury Bezerra da Silva melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti dan mengubah skor menjadi 3-1. Arema tidak mampu mengejar ketertinggalan hingga pertandingan berakhir, dan Garudayaksa pun mengamankan tiga poin penuh setelah membalikkan keadaan.
Klasemen: Garudayaksa Naik, Arema Turun
Kemenangan ini mengangkat Garudayaksa ke peringkat 13 klasemen sementara dengan raihan 5 poin dari lima pertandingan, hasil satu kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan, dengan catatan enam gol memasukkan dan tujuh gol kemasukan.
Sementara itu, kekalahan perdana Arema FC di Super League musim ini membuat Singo Edan tertahan di peringkat 10 dengan raihan 6 poin dari lima laga. Tim asuhan Marcos Santos mencatat satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan setelah gagal mempertahankan keunggulan pada pertandingan di Bogor.
Bagi Arema FC, hasil di Pakansari menjadi kekalahan pertama setelah empat laga awal tanpa kekalahan. Singo Edan yang sempat memimpin lewat gol cepat justru kehilangan momentum usai jeda water break, dan dua gol beruntun tuan rumah dalam dua menit mengubah jalannya pertandingan.










Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!