Presiden ke-8 RI Genap 75 Tahun

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto merayakan ulang tahun ke-75 pada Jumat, 17 Oktober 2026. Prabowo lahir pada 17 Oktober 1951 di Jakarta, dan kini memimpin Indonesia sebagai presiden kedelapan.

Momentum pertambahan usia ini datang sehari setelah ia memimpin rapat kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Bogor pada Kamis malam, yang dihadiri seluruh menteri, wakil menteri, hingga kepala badan. Rapat tersebut membahas monitoring dan implementasi program Asta Cita menjelang dua tahun pemerintahannya pada 20 Oktober mendatang.

Ucapan selamat ulang tahun mengalir dari berbagai kalangan. Ketua Dewan Pembina Koperasi Produsen Salawe Jajar Bumi Pasundan (KPSBP) Toni Setiawan menyampaikan doa agar Presiden senantiasa diberi kesehatan dan kebijaksanaan dalam memimpin bangsa. Sejumlah media daerah dan organisasi masyarakat juga menyampaikan ucapan serupa.

Bertepatan dengan Hari Kebudayaan Nasional

Tanggal 17 Oktober kini memiliki makna ganda bagi Indonesia. Menteri Kebudayaan Fadli Zon melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 162/M/2025 yang ditandatangani 7 Juli 2025 resmi menetapkan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional.

Penetapan ini sempat menuai sorotan publik karena bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Prabowo. Namun pemerintah menegaskan pemilihan tanggal tersebut didasarkan pada alasan historis, yakni penetapan semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan resmi negara pada 1951 oleh Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Natsir.

Selain itu, 17 Oktober juga diperingati sebagai HUT Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) TNI AU — bermula dari penerjunan pertama 13 prajurit di Kalimantan Tengah pada 17 Oktober 1947 — serta Hari Internasional untuk Pemberantasan Kemiskinan yang digagas PBB.

Wacana Pertemuan dengan Megawati

Momen ulang tahun ke-75 Prabowo juga dikaitkan dengan wacana pertemuan lanjutan antara Presiden dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Ketua DPP PDIP Said Abdullah sebelumnya menyebut 17 Oktober sebagai momentum yang tepat untuk pertemuan kedua tokoh tersebut.

Pertemuan pertama berlangsung pada 28 September 2026, ketika Prabowo menyambangi kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta, untuk menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra. Pertemuan sekitar 40 menit itu disebut bersifat personal dan tidak membahas agenda politik.

Hingga kini belum ada konfirmasi resmi apakah pertemuan lanjutan benar-benar digelar pada hari ulang tahun Presiden. Publik menanti apakah silaturahmi dua tokoh senior itu berlanjut di tengah dinamika politik nasional.