Korban dan Kerusakan Terkini
Sedikitnya 16 orang tewas dan 32 orang luka-luka akibat gempa bermagnitudo 7,0 yang mengguncang wilayah Tibet utara pada Kamis (22/10/2026) malam waktu setempat. Media resmi Tiongkok melaporkan 32 orang luka-luka. Angka resmi tersebut disampaikan kantor media kota Nagqu dengan mengutip pejabat pemerintah kota.
Sebanyak 339 rumah dilaporkan ambruk akibat guncangan, dan tim penyelamat dari kepolisian serta dinas pemadam kebakaran terus membangun tenda-tenda darurat untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal. Tingkat kerusakan secara keseluruhan masih terus dinilai oleh otoritas setempat.
Respons Darurat Level II
Administrasi Gempa Bumi Tiongkok mengaktifkan respons darurat Level II — tingkatan kedua tertinggi di negara itu. Otoritas kereta api menangguhkan layanan kereta yang melintasi wilayah terdampak, menurut laporan stasiun televisi negara CCTV.
Gempa utama terjadi pada pukul 22.33 waktu setempat, dengan episentrum sekitar 183–191 kilometer di timur-timur laut kota Nagqu, di kawasan dataran tinggi dengan ketinggian rata-rata lebih dari 4.800 meter. Gempa susulan bermagnitudo 5,2 tercatat sekitar 45 menit kemudian, menurut data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).
Gempa Terkuat Sejak Januari 2024
Gempa ini menjadi yang terkuat mengguncang Tiongkok sejak gempa M7,1 melanda wilayah pegunungan terpencil Xinjiang pada Januari 2024, yang menewaskan tiga orang dan melukai puluhan lainnya. Pada Desember 2023, lebih dari seratus orang tewas ketika gempa melanda kabupaten Jishishan di provinsi Gansu — bencana paling mematikan di Tiongkok dalam hampir satu dekade terakhir.






Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!