Tiga Tewas, Ribuan Dievakuasi
ISTANBUL — Banjir besar yang melanda Istanbul, Turki, menewaskan sedikitnya tiga orang dan memaksa evakuasi massal ribuan warga, Kamis (15/10/2026). Hujan deras yang dimulai sejak Selasa (13/10/2026) mengintensif pada Rabu dan merendam jalan, rumah, serta tempat usaha di kota metropolitan berpenduduk sekitar 16 juta jiwa itu.
Menteri Dalam Negeri Mustafa Çiftçi menyatakan 2.727 orang telah dievakuasi, sementara tiga hingga empat orang dilaporkan hilang. Kantor Gubernur Istanbul melaporkan lebih dari 2.500 laporan darurat terkait cuaca masuk, mencakup 808 rumah, 280 tempat usaha, dan 76 kendaraan yang terdampak, ditambah 15 titik tanah longsor.
Korban pertama adalah remaja 14 tahun berinisial M.I. yang tersengat listrik setelah menginjak genangan air di Taman Çukur Bostan, kawasan Balat, distrik Fatih, pada Rabu malam. Ia sempat dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tidak sadar, tetapi tidak tertolong. Korban kedua adalah pria 34 tahun yang terpeleset saat mencoba menyeberangi jalan banjir di Ayazağa, Sarıyer — ia membentur kepala dan meninggal di rumah sakit. Jenazah ketiga ditemukan dekat aliran sungai di Kağıthane pada Kamis, dan identifikasinya masih berjalan.
Sekolah Ditutup, Penerbangan Dialihkan
Gubernur Istanbul Davut Gül memerintahkan seluruh sekolah ditutup hingga Jumat (16/10/2026), melarang sepeda motor beroperasi di jalan raya, dan mengimbau warga untuk tetap di rumah kecuali untuk perjalanan yang sangat mendesak. Warga yang tinggal di apartemen bawah tanah diminta pindah ke lantai atas, serta menjauhi underpass dan bantaran sungai karena hujan lanjutan masih diperkirakan turun.
Curah hujan tertinggi tercatat 273,1 milimeter di Beykoz, sisi Asia Istanbul, sementara Sarıyer dan Eyüpsultan masing-masing mencatat lebih dari 200 milimeter. Di Bandara Istanbul, 51 penerbangan yang akan mendarat dialihkan dan 19 penerbangan kedatangan maupun keberangkatan dibatalkan.
Respons darurat melibatkan 8.392 personel serta 2.246 kendaraan dan alat berat. Tim AFAD, pemadam kebakaran, penjaga pantai, dan tim kota menggunakan perahu untuk mengevakuasi warga yang terjebak di tempat usaha di sepanjang Jalan Kemerburgaz, Ayazağa. Investigasi resmi atas kematian dua korban pertama telah dibuka oleh kantor gubernur.







Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!