Gol Cepat Atalanta Hancurkan Pafos di Babak Pertama
Atalanta mengawali kiprahnya di UEFA Conference League musim ini dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Pafos FC. Laga matchday 1 yang digelar di New Balance Arena, Bergamo, Kamis (15/10/2026) malam waktu setempat itu praktis sudah ditentukan sejak babak pertama, ketika tuan rumah unggul tiga gol tanpa balas.
Gol pembuka lahir saat pertandingan baru berjalan satu menit. Giacomo Raspadori mengirim umpan matang yang diselesaikan dengan dingin oleh Eljif Elmas. Pada menit ke-18, Raspadori sendiri menggandakan keunggulan dari titik penalti, sebelum Gianluca Scamacca menutup paruh pertama dengan gol pada menit ke-44 berkat assist Charles De Ketelaere. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.
De Ketelaere Bersinar sebagai Man of the Match
Meski tidak mencatatkan namanya di papan skor, Charles De Ketelaere tampil paling menonjol di antara para pemain Atalanta. Gelandang asal Belgia itu dinobatkan sebagai pemain terbaik laga versi Flashscore, dengan umpan cerdasnya untuk gol Scamacca menjadi salah satu sorotan penampilannya.
Dominasi La Dea tercermin dari statistik pertandingan. Atalanta menguasai bola hingga 64 persen dan melepaskan 15 tembakan, berbanding hanya 8 tembakan milik tim tamu asal Siprus tersebut.
Gol Biel Akhiri Puasa Gol Tandang Pafos
Pafos FC akhirnya memecah kebuntuan dua menit jelang waktu normal berakhir. Biel Teixeira menjebol gawang Atalanta pada menit ke-88 setelah menerima umpan Anderson Silva. Gol hiburan itu setidaknya mengakhiri rentetan enam laga tandang tanpa gol yang dialami wakil Siprus di kompetisi UEFA.
Kabar buruk bagi Pafos datang lebih awal, tepatnya pada menit ke-37, ketika bek veteran David Luiz harus ditarik keluar karena masalah pada fleksor kanan dan digantikan Ken Sema. Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Pafos yang gagal menang dalam sembilan laga tandang terakhirnya di kompetisi Eropa.
Modal Berharga Atalanta di Conference League
Kemenangan atas Pafos menjadi modal berharga bagi Atalanta di fase grup Conference League. Hasil ini juga melanjutkan tren positif kandang mereka dengan empat kemenangan dalam lima laga terakhir di Bergamo, menegaskan kesiapan La Dea bersaing di kasta ketiga kompetisi antarklub Eropa musim ini.







Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!