Momen Haru di Aksi Kamisan ke-929

Momen hangat terjadi dalam Aksi Kamisan ke-929 yang digelar di Taman Pandang, depan Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (15/10/2026). Kapolsek Metro Gambir AKBP Agus Ady Wijaya datang menyapa para peserta aksi yang rutin menuntut penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Agus terlihat bersungkem kepada Sumarsih, ibu dari Bernardinus Realino Norma Irawan atau Wawan, mahasiswa Universitas Atma Jaya Jakarta yang tewas dalam Tragedi Semanggi I pada 13 November 1998. Momen tersebut berlanjut dengan pelukan hangat, dan Sumarsih kemudian memberikan doa kepada sang Kapolsek. Video momen itu diunggah akun Instagram @polisigambir dan ramai dibagikan ulang di media sosial.

Aksi Kamisan ke-929: Momen Haru Sumarsih Peluk Kapolsek Gambir
Aksi teatrikal dalam Aksi Kamisan di depan Istana Merdeka. (Foto: iNews) (Sumber: iNews)

Siapa Sumarsih dan Apa Itu Aksi Kamisan

Sumarsih, atau Maria Catarina Sumarsih, adalah ibu dari Wawan yang tewas tertembak saat berusaha menolong mahasiswa lain dalam Tragedi Semanggi I 1998. Bersama Suciwati (istri mendiang aktivis HAM Munir Said Thalib) dan Bedjo Untung (perwakilan keluarga korban 1965), ia memprakarsai Aksi Kamisan pada 18 Januari 2007.

Aksi Kamisan adalah aksi diam yang digelar setiap Kamis sore di depan Istana Negara. Para peserta yang didominasi keluarga korban pelanggaran HAM berat berdiri dengan payung hitam sebagai simbol duka, menuntut negara menuntaskan kasus-kasus seperti Tragedi Semanggi I dan II, Trisakti, Talangsari, pembunuhan Munir, hingga Tragedi 1965-1966.

19 Tahun Konsisten Menuntut Keadilan

Selama hampir dua dekade, Aksi Kamisan terus berjalan tanpa henti, melintasi pergantian pemerintahan. Sumarsih pernah menegaskan sikap para keluarga korban: "Kami tidak ingin balas dendam. Kami hanya ingin negara hadir dan mengakui kesalahan."

Konsistensi aksi ini menjadikannya salah satu gerakan masyarakat sipil paling bertahan lama di Indonesia, dan kerap menjadi rujukan gerakan serupa di berbagai daerah.

Respons Publik atas Momen Haru Tersebut

Video pertemuan AKBP Agus dengan Sumarsih menuai beragam respons positif dari warganet. Banyak yang menilai gestur bersungkem sang Kapolsek sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan para ibu korban pelanggaran HAM. Sejumlah tokoh publik juga ikut membagikan ulang video tersebut disertai komentar haru. Aksi Kamisan sendiri dijadwalkan kembali digelar pada Kamis pekan depan, seperti biasa, di depan Istana Merdeka.