Juara Dunia di Laga Debut
Radithya Bayu Wardhana resmi menyandang gelar juara dunia junior tunggal putra usai menaklukkan rekan senegaranya, Fardhan Rainanda Joe, pada final Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 di Cairo International Stadium, Kairo, Mesir, Sabtu (17/10/2026) malam WIB.
Pertarungan dua wakil Merah Putih itu berlangsung dramatis hingga rubber game. Radithya menang 15-9, 11-15, 15-8 dan mengangkat trofi Eye Level Cups sebagai kampiun tunggal putra.
Kemenangan ini terasa istimewa karena diraih pada debutnya di ajang Kejuaraan Dunia Junior. Atlet 18 tahun asal Tanjung Pinang yang dibina PB Djarum itu tampil tenang sepanjang turnamen.

Jalannya Pertandingan
Radithya membuka gim pertama dengan agresif. Setelah kedudukan sempat imbang, ia mencetak delapan poin beruntun untuk unggul 11-3 dan menutup gim dengan skor meyakinkan 15-9.
Fardhan Joe bangkit di gim kedua. Mengandalkan pertahanan rapat yang diselingi serangan balik, atlet asal Karawang itu membalikkan keadaan dan merebut gim kedua 15-11.
Pada gim penentuan, Radithya tampil lebih siap mengontrol permainan. Sempat terkejar dari 3-8 menjadi 7-8, ia kembali mengambil alih kendali dan memastikan kemenangan 15-8. Ia mengaku sudah mengantisipasi laga berjalan tiga gim karena pertemuannya dengan Joe kerap berakhir rubber game.
Final Bersejarah dan Dua Emas Indonesia
Final sesama Indonesia ini merupakan yang pertama dalam sejarah nomor tunggal putra Kejuaraan Dunia Junior. Joe melaju ke partai puncak setelah menyingkirkan unggulan pertama asal Prancis, Mady Sow, di semifinal.
Gelar Radithya menjadi yang kedua bagi Indonesia di nomor tunggal putra, menyusul keberhasilan Alwi Farhan pada 2023. Seluruh laga individu di Kairo dimainkan dengan sistem skor 3x15.
Indonesia pun menutup Kejuaraan Dunia Junior 2026 dengan dua medali emas. Selain Radithya, pasangan ganda campuran Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti juga naik podium tertinggi usai menaklukkan wakil China di final.
Persembahan untuk Keluarga dan Klub
Radithya mengaku masih sulit percaya bisa langsung menjadi juara dunia junior pada penampilan perdananya.
"Alhamdulillah, bersyukur bisa ikut WJC untuk pertama kalinya dan langsung juara," kata Bayu dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026).
"Gelar ini saya persembahkan buat orang tua dirumah, buat om saya, buat keluarga besar, dan buat klub saya," tutupnya.
Ia menegaskan tidak akan berpuas diri. Saat bergabung pelatnas nanti, ia bertekad belajar dari para senior demi mengharumkan nama Indonesia di level senior.










Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!