Valuasi IPO Anthropic Dipangkas
Sejumlah investor Anthropic — baik investor lama maupun calon investor dalam penawaran umum perdana (IPO) — mempertimbangkan valuasi yang lebih rendah bagi perusahaan kecerdasan buatan itu setelah pengungkapan keuangan terbarunya. Menurut laporan eksklusif Reuters yang mengutip empat sumber, para investor yang menghadiri investor day Anthropic di San Francisco pada Rabu (14/10/2026) membahas valuasi sekitar 1,5 triliun dolar AS. Angka itu turun signifikan dari valuasi sekitar 2 triliun dolar AS yang sebelumnya diharapkan untuk penjualan saham perdana pada November mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, Anthropic melaporkan kepada calon investor IPO bahwa pendapatan kuartal III melonjak 45 persen menjadi 16,8 miliar dolar AS dari kuartal sebelumnya, dan perusahaan mencatatkan laba secara disesuaikan pada kuartal tersebut. Angka-angka itu meredakan sebagian kekhawatiran soal mahalnya biaya pengembangan sistem AI.
Pertumbuhan Melambat, Investor Kecewa
Meski demikian, sebagian investor kecewa dengan melambatnya laju pertumbuhan kuartalan. Pendapatan Anthropic melonjak lebih dari dua kali lipat dari kuartal I ke kuartal II — dari 4,7 miliar dolar AS menjadi 11,6 miliar dolar AS, atau tumbuh 147 persen — namun hanya tumbuh 45 persen pada kuartal III. Perlambatan itulah yang menjadi sorotan para investor, menurut sumber Reuters.
Perusahaan tidak segera menanggapi permintaan komentar. Seorang investor, Gavin Baker, tetap optimistis dengan alasan arus kas bebas yang positif dan akselerasi pertumbuhan pada Oktober. Namun penilaian ulang ini terjadi di tengah kekhawatiran yang lebih luas soal membengkaknya biaya pembangunan infrastruktur AI dan meningkatnya ketergantungan pada utang untuk membiayai ekspansi.
Ujian Bagi Pasar AI
IPO Anthropic dipandang sebagai ujian utama selera investor terhadap perusahaan AI. Sambutan yang dingin terhadap IPO ini berpotensi menekan pasar AI secara keseluruhan, yang prospek jangka pendeknya dinilai sangat bergantung pada keberhasilan penjualan saham tersebut — diikuti potensi pencatatan saham OpenAI tahun depan.
Tekanan sudah terlihat di pasar: kekhawatiran soal pembiayaan AI, ditambah data inflasi yang lebih panas dari perkiraan, memicu aksi jual tajam pada saham-saham terkait AI dalam sepekan terakhir. ETF semikonduktor iShares (SOXX) tercatat jatuh delapan sesi beruntun pada Kamis. Bagi industri teknologi global, IPO Anthropic pada November akan menjadi penentu arah sentimen AI memasuki 2027.










Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!