Gelombang PHK Terbesar dalam Empat Tahun

Netflix memangkas sekitar 6 persen dari total tenaga kerja globalnya, atau kurang lebih 1.000 karyawan, berdasarkan memo internal yang dikirim kepada karyawan pada Rabu 14 Oktober 2026. Kabar tersebut pertama kali dilaporkan The Wall Street Journal dan kemudian dikonfirmasi Reuters melalui memo yang mereka lihat.

Ini merupakan gelombang pemutusan hubungan kerja terbesar di perusahaan streaming itu sejak 2022, ketika Netflix memangkas 450 karyawan di tengah perlambatan pertumbuhan pelanggan. Pemangkasan terbaru terutama menyasar tim produk, teknologi, legal, dan sumber daya manusia — bukan tim yang membuat konten.

Disiplin Sumber Daya, Bukan Krisis

Dalam memo yang ditandatangani co-CEO Greg Peters dan Ted Sarandos, perusahaan menyatakan: 'Our mission — to entertain the world — is ambitious, and delivering on it requires us to be disciplined about where we prioritize our people and resources.'

Manajemen menegaskan bisnis tetap kuat dan berada di jalur target setahun penuh. Data keuangan mendukung klaim itu: pada kuartal II 2026, Netflix membukukan pendapatan US$12,6 miliar, naik 13 persen secara tahunan, dengan laba operasi US$4,2 miliar dan margin operasi 33,4 persen.

Tekanan Persaingan dan Saham yang Lesu

Langkah efisiensi ini diambil di tengah kekhawatiran investor soal pertumbuhan. Saham Netflix turun sekitar 25 persen sepanjang 2026, meski sempat naik 0,7 persen pada hari pengumuman PHK. Persaingan memperebutkan waktu tonton makin sengit: YouTube dan TikTok menarik penonton dengan konten gratis buatan pengguna yang berbiaya jauh lebih murah.

Netflix juga kalah dari Paramount Skydance dalam perebutan aset streaming dan studio Warner Bros Discovery awal tahun ini; Paramount merampungkan akuisisi senilai US$110 miliar dan membentuk raksasa media Skydance. Sejumlah analis menilai PHK ini lebih menyerupai realokasi besar-besaran ketimbang sekadar penghematan, dengan sebagian peran di tim produk dan teknologi yang berpotensi digantikan otomasi dan kecerdasan buatan.

Laporan Keuangan Jadi Sorotan Berikutnya

Netflix dijadwalkan melaporkan hasil kuartal III pada 20 Oktober 2026 — hanya sepekan setelah pengumuman PHK. Investor akan mencermati pertumbuhan pendapatan, keterlibatan penonton, bisnis iklan, dan proyeksi perusahaan ke depan.