Kabar Duka Diungkap Lewat Media Sosial
Dunia hiburan Indonesia berduka. Aktor senior Yadi Timo meninggal dunia pada Jumat (16/10/2026) dalam usia 66 tahun. Kabar kepergian pemeran film dan sinetron itu disampaikan melalui unggahan media sosial, termasuk oleh penulis skenario Joko Nugroho dan akun Instagram @epoypradipta.
Sejumlah portal hiburan melaporkan kabar duka ini mulai Jumat pagi, dengan KapanLagi menerbitkan laporannya pada pukul 10.30 WIB. Penyebab meninggalnya Yadi Timo hingga kini belum diketahui, dan belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga.
Kepergian Yadi menjadi kehilangan besar bagi industri hiburan Tanah Air, khususnya bagi penonton yang tumbuh bersama peran-perannya di layar kaca dan layar lebar.
Perjalanan Karier sang Aktor Antagonis
Yadi Timo lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 12 Februari 1960, dan menurut halaman biografinya di Wikipedia memiliki nama lengkap Yadi Djoerica Marton Timo. Ia menempuh pendidikan seni di Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Fakultas Seni Pertunjukan, jurusan Teater, yang menjadi fondasi kiprahnya di panggung dan layar.
Namanya dikenal luas lewat karakter-karakter antagonis yang melekat di ingatan penonton. Salah satu peran yang paling ikonik adalah sebagai Mastur, salah satu penculik dalam film Petualangan Sherina (2000). Ia juga dikenal sebagai Chandra Alfahri (Chandra, Ayah Nino) dalam sinetron Kepompong (2007) produksi Indika Entertainment yang tayang di Trans TV.
Filmografi Yadi juga mencakup Petualangan 100 Jam (2004), Rindu Kami PadaMu (2004), Brownies (2004), Banyu Biru (2005), hingga Marley (2022). Ia tercatat aktif berkarier di dunia peran sejak 1996.
Ucapan Perpisahan dari Sahabat
Penulis skenario Joko Nugroho mengenang Yadi sebagai kakak kelas, teman baik, sekaligus sosok yang kritis dalam proses berkesenian. Keduanya pernah bertukar ilmu penyutradaraan di atas panggung, dan Yadi kerap menantangnya untuk menghasilkan karya terbaik.
Dalam unggahannya, Joko menulis, "RIP YADI TIMO. Subuh baru saja beranjak, hari baru saja dimulai. Terhenyak membaca khabar, satu teman baik pergi." Ia juga mengenang momen ketika Yadi mengajaknya ke lokasi syuting dan membagi honor setelah pekerjaan selesai.
"Selamat beristirahat, Day. Terima kasih atas dedikasimu pada panggung teater dan sinema Indonesia," demikian salah satu penghormatan yang menyertai unggahan kabar duka tersebut.










Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!