Genap 75 Tahun pada 17 Oktober 2026

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto genap berusia 75 tahun pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Prabowo lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951 dari pasangan ekonom Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar.

Momen ulang tahun Presiden menjadi perhatian publik. Kata kunci 'ultah Prabowo' melonjak tajam sejak Jumat malam dan tercatat sebagai salah satu tren teratas Google Trends Indonesia, sementara namanya juga ramai diperbincangkan di media sosial.

Prabowo Subianto Ulang Tahun ke-75, Gibran Minta Doa Kiai
Ilustrasi: Presiden Prabowo Subianto. (Sumber: JP Timedoor)

Dari Militer ke Pucuk Pimpinan Nasional

Sebelum terjun ke politik, Prabowo meniti karier panjang di militer. Ia sempat mengikuti konvensi calon presiden Partai Golkar untuk Pilpres 2004, meski tidak terpilih.

Pada 2008, Prabowo mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan menjabat Ketua Umum hingga kini. Ia maju sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2009, lalu sebagai calon presiden pada Pilpres 2014 dan 2019.

Pada Pilpres 2024, Prabowo yang berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka akhirnya terpilih sebagai Presiden RI dengan raihan 58,59 persen suara. Keduanya dilantik pada 20 Oktober 2024 dan kini memimpin pemerintahan periode 2024–2029.

Gibran Mohon Doa Kiai di Pasuruan

Sehari sebelum ulang tahun Presiden, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersilaturahmi dengan para kiai sepuh, ibu nyai, dan jajaran pengasuh Pondok Pesantren Darullughah Wadda'wah (PP Dalwa) di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (16/10/2026).

"Mohon doa Kyai & Bu Nyai, semoga Bapak Presiden selalu diberikan kekuatan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan bangsa saat ini," tutur Wapres Gibran dalam pertemuan tersebut.

Kedatangan Wapres disambut pimpinan PP Dalwa, Abuya Al Habib Zain Hasan Baharun, beserta jajaran pengasuh pesantren. Gibran juga melaksanakan salat Jumat bersama para santri di Masjid Baitul Ghoffar, lalu berziarah ke makam pendiri pesantren.

Tinjau Pelatihan AI untuk 20.000 Santri

Kunjungan Gibran ke PP Dalwa juga dalam rangka meninjau pelatihan kecerdasan artifisial (AI) dan robotik bagi para santri dan tenaga pengajar. Program tersebut menjangkau lebih dari 20.000 santri PP Dalwa.

"Alhamdulillah pelatihan AI & robotic bagi para santri bisa terlaksana berkat dukungan Kyai & Bu Nyai," ujar Gibran. Ia berharap para pengajar terus meningkatkan kapasitas teknologi agar mampu mendampingi santri menghadapi disrupsi digital.