Ricuh di Jeda Babak Pertama: Saling Lempar Suar di BIS

Kericuhan antarsuporter pecah dalam derby Super League antara Persita Tangerang dan Persija Jakarta di Banten International Stadium (BIS), Serang, Banten, pada Sabtu (17/10/2026). Insiden terjadi saat jeda babak pertama di Tribune Utara dan Tribune Selatan stadion.

Menurut sejumlah laporan, pendukung kedua kesebelasan terlibat aksi saling lempar suar hingga situasi memanas. Puluhan suporter Persita bahkan merangsek masuk hingga tepi lapangan sehingga kondisi di dalam stadion menjadi tidak kondusif. Gesekan berskala kecil sebenarnya sudah terpicu di sektor tribun selatan ketika laga sedang berjalan, namun beruntung lekas diredam setelah petugas steward sigap menenangkan para pendukung.

Panitia pelaksana bersama sejumlah perwakilan skuad Persija langsung bergerak cepat meredakan situasi panas. Sebagai dampaknya, kick-off babak kedua terpaksa tertunda sekitar 20 menit hingga para pendukung kedua tim berhasil ditenangkan dan pertandingan dapat dilanjutkan kembali.

Persita Menang Dramatis 3-2 atas Persija

Di luar kericuhan, laga pekan kelima Super League 2026/2027 itu berlangsung sengit dan dramatis. Babak pertama berakhir imbang 1-1 setelah Persija unggul lebih dulu lewat Fabio Calonego pada menit ke-18 dan disamakan Persita sebelum turun minum.

Babak kedua yang molor akibat insiden suporter tetap berjalan panas. Persita kembali memimpin lewat tendangan kaki kanan Rayco Rodriguez pada menit ke-61 yang mengonversi assist Pablo Ganet. Persija yang dilatih Shin Tae-yong menyamakan kedudukan 2-2 lewat penalti Alexander Jeremejeff pada menit ke-74, setelah wasit berkonsultasi dengan VAR.

Saat laga seolah akan berakhir imbang, Persita mencuri kemenangan pada menit ke-90+5. Hokky Caraka yang lolos dari jebakan offside menyusuri sisi kanan pertahanan Persija lalu mengirim umpan matang kepada Aleksa Andrejic yang tidak menyia-nyiakan peluang emas di depan gawang. Skor akhir 3-2 untuk tuan rumah.

Polisi Kawal 30 Bus Jakmania hingga Tol Jakarta

Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria mengatakan kepolisian sempat mengantisipasi eskalasi keributan susulan usai laga. Petugas akhirnya mengawal langsung 30 bus rombongan Jakmania hingga pintu tol menuju Jakarta demi menjamin keselamatan mereka.

Urutan evakuasi diubah dari rencana awal: atas permintaan mendesak dari Jakmania, suporter Persija dievakuasi lebih dulu, baru kemudian suporter Persita. Petugas tetap bersiaga di lokasi hingga seluruh penonton meninggalkan area stadion secara tertib. Situasi kembali kondusif setelah pengawalan selesai dan tidak ada insiden lanjutan yang tercatat.

Pelatih Persija Shin Tae-yong menyampaikan kekecewaannya atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran suporter harus berfokus pada dukungan kepada tim, bukan tindakan yang memicu masalah. "Hal seperti ini tidak boleh terulang kembali," ujar Shin. Kekalahan ini belum mengubah posisi Persija di puncak klasemen dengan 12 poin dari lima laga, sementara Persita naik ke posisi tiga dengan 11 poin.