Truk Terobos Barikade di Jalan Menurun

Malam ibadah Navratri berubah menjadi duka di dekat Kuil Sheetla Mata, Gwalior, negara bagian Madhya Pradesh, India. Sebuah truk bermuatan padi yang lepas kendali menabrak kerumunan peziarah pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 01.30 dini hari waktu setempat, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai puluhan lainnya.

Menurut Kepala Polisi Gwalior (SSP) Dharmveer Singh, truk melaju dari arah Chhinor dan kehilangan kendali di ruas jalan menurun yang tajam. Kendaraan berat dilarang melintasi ruas tersebut selama festival karena ramainya peziarah yang berdatangan untuk beribadah. Truk itu dilaporkan menerobos barikade dan pos pemeriksaan polisi sebelum menghantam para peziarah yang berada di jalan.

Setelah melindas kerumunan, truk menghantam gerbang dan tembok luar kuil hingga sebagian runtuhnya, serta merusak lima hingga enam kios dagangan di sekitar lokasi. Sebanyak 39 orang dilarikan ke rumah sakit; lima hingga enam di antaranya dalam kondisi kritis akibat patah tulang. Dua petugas polisi yang sedang bertugas di lokasi juga terluka dan kini menjalani perawatan.

Investigasi: Dugaan Rem Blong dan Lemahnya Pengamanan

Kepala Distrik Gwalior Ruchika Chauhan mengatakan tim Regional Transport Office (RTO) telah diterjunkan untuk memeriksa kondisi teknis truk, termasuk dugaan kegagalan rem. "Tim RTO telah dikirim untuk memeriksa truk secara mekanis dan mengetahui masalah apa yang terjadi," ujarnya, seraya menambahkan bahwa tim medis terus memantau korban melalui CT scan dan rontgen.

Persoalan yang tak kalah serius adalah bagaimana truk bisa melintas di jalan yang dijaga ketat. Pihak berwenang memasang penghalang dan pos pemeriksaan polisi di ruas itu selama Navratri, namun truk tetap bisa menerobos. Pemerintah distrik berjanji mengusut tuntas lemahnya pengamanan jalur peziarah tersebut.

Insiden ini kembali menyoroti lemahnya keselamatan di lokasi ibadah yang dipadati ribuan orang saat festival besar, ketika pembatasan kendaraan berat hanya mengandalkan barikade sementara tanpa penghalang fisik yang memadai.