Tragedi di Tengah Perayaan

Sedikitnya 19 orang tewas dan 35 lainnya luka-luka dalam insiden terinjak-injak (stampede) di pandal Durga Puja Chorbagan Sarbojanin di Kolkata Utara, negara bagian Benggala Barat, India, Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 19.40 waktu setempat. Laporan awal pada malam kejadian menyebut 17 korban tewas, sebelum jumlahnya diperbarui menjadi 19 pada Minggu (18/10/2026), menurut laporan India Today, The Times of India, dan Hindustan Times.

NDTV melaporkan di antara korban tewas terdapat 13 perempuan dan seorang anak berusia tujuh tahun. Salah satu korban luka berada dalam kondisi kritis. Para korban dilarikan ke Medical College and Hospital, Kolkata, untuk mendapatkan perawatan. Menurut polisi, total sekitar 35 orang dibawa ke rumah sakit pada pembaruan awal.

Insiden terjadi di gerbang keluar pandal Chorbagan, di wilayah kepolisian Girish Park. Pandal segera ditutup total untuk pengunjung setelah kejadian, dan polisi, petugas pemadam kebakaran, tim penanggulangan bencana, serta ambulans dikerahkan ke lokasi.

Hujan dan Pintu Keluar Sempit Diduga Pemicu

Menurut kepolisian Kolkata, hujan yang turun Sabtu malam membuat pengunjung yang mengantre di luar pandal berhamburan maju setelah ada pengumuman dari penyelenggara. Sebagian orang terjatuh di jalan yang licin, memicu desak-desakan massal yang berujung pada terinjak-injak di area pintu keluar.

Saksi mata menuding pengaturan massa yang buruk dan pengamanan yang tidak memadai sebagai penyebab fatalitas. Pintu keluar yang terlalu sempit untuk menampung lautan pengunjung, ditambah minimnya penerangan di sekitar pandal, menjadi sorotan utama. Kepolisian kini menyelidiki apakah masalah manajemen massa, kebingungan rute masuk-keluar, dan hujan lebat turut berkontribusi terhadap kematian para korban.

Santunan dan Penyelidikan

Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan duka cita dan mengumumkan santunan sebesar 200.000 rupee untuk keluarga tiap korban tewas serta 50.000 rupee untuk korban luka. Ketua Menteri Benggala Barat Suvendu Adhikari mengumumkan santunan lebih besar: 2,5 juta rupee plus pekerjaan pemerintah bagi keluarga tiap korban tewas, serta 500.000 rupee beserta tanggungan biaya medis bagi korban luka. Mantan Ketua Menteri Mamata Banerjee mengaku sangat terkejut dan berdoa untuk kesembuhan para korban.

Pihak berwenang mengumumkan penyelidikan resmi. Pada Minggu (18/10/2026) polisi menahan 12 orang — termasuk penyelenggara dan relawan — untuk dimintai keterangan, dan pejabat panitia Chorbagan Sarbojanin Durga Puja mengundurkan diri.

Durga Puja adalah festival Hindu tahunan selama 10 hari yang memperingati kemenangan Dewi Durga atas raja iblis Mahishasura. Di Kolkata, ratusan pandal — struktur sementara yang menampung arca Dewi Durga — didirikan di seluruh kota dan menarik jutaan pengunjung setiap tahunnya, menjadikannya salah satu perayaan keagamaan terbesar di dunia.