Dipecat Lima Hari Setelah Menjabat

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memecat Juru Bicara Gedung Putih Katie Zacharia pada Jumat (16/10/2026), hanya lima hari setelah ia mulai menjabat pada Senin (12/10). Lima sumber yang mengetahui keputusan itu — termasuk tiga pejabat senior Gedung Putih — mengonfirmasi kepada USA Today bahwa Zacharia sedang "transitioning out" dari jabatannya.

Trump sendiri memberi sinyal kepada wartawan pada Jumat bahwa masa kerja Zacharia mungkin tak lama. "Saya bilang: 'Apakah pekerjaan ini cocok untukmu, Katie? Karena jujur, kamu tidak perlu melakukan ini,'" kata Trump. Ia menambahkan telah memintanya memikirkan ulang posisinya: "Saya bilang kepadanya, 'Jujur, kalau saya jadi kamu, saya akan mempertimbangkannya kembali.'"

Dalam unggahan di media sosial pada Jumat malam, Zacharia mengonfirmasi kepergiannya dengan nada penuh hormat. "Presiden Trump adalah pria yang baik, luar biasa, pemurah, bijaksana, antusias, dan pekerja keras. Saya berharap lebih banyak orang Amerika menghargainya. Tidak ada yang akan membuat Amerika hebat seperti yang ia lakukan dan terus lakukan. Merupakan suatu kehormatan bekerja untuknya," tulisnya.

Trump Pecat Jubir Gedung Putih Katie Zacharia Setelah 5 Hari
Katie Zacharia. Foto resmi pengenalan Gedung Putih. (Sumber: Gedung Putih / Wikimedia Commons)

Konferensi Pers 14 Menit yang Berantakan

Kepergian Zacharia yang sangat cepat menyusul konferensi pers perdananya yang hanya berlangsung 14 menit pada Selasa (13/10/2026). Saat itu ia terlihat gugup membaca catatan yang disiapkan dan hanya menjawab tiga pertanyaan — sebagian besar dari media konservatif. Ia sempat keliru menyebut suaminya sendiri sebagai "presiden".

Kontroversi juga muncul soal klaim latar belakang hukumnya. Trump memperkenalkannya sebagai seorang pengacara, namun dalam wawancara dengan Fox News pada Kamis (15/10), Zacharia mengakui bahwa ia gagal dalam ujian bar California pada 2011 dan tidak pernah mengulanginya. Reuters melaporkan tidak menemukan catatan bahwa ia terdaftar sebagai pengacara atau anggota asosiasi pengacara di negara bagian mana pun di AS maupun District of Columbia.

Sebelumnya, Zacharia dikenal sebagai komentator politik konservatif dan mantan penasihat komunikasi Trump Media & Technology Group — perusahaan operator platform media sosial Truth Social milik Trump. Ia juga sempat menjadi juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri AS serta tampil di Fox News dan Newsmax.

Rekor Tersingkat, Pengganti Belum Ditunjuk

Masa kerja lima hari Zacharia menjadikannya juru bicara Gedung Putih dengan masa jabatan tersingkat dalam sejarah — memecahkan rekor Anthony Scaramucci yang bertahan 11 hari sebagai direktur komunikasi Gedung Putih pada 2017. Scaramucci sendiri menanggapi di X: "Records are made to be broken. But I take no pleasure in other people's pain."

Trump dalam wawancara telepon dengan Fox pada Jumat mengatakan ia tidak terburu-buru menunjuk juru bicara baru. "Dia melakukan pekerjaan yang bagus, tetapi kami tidak menyukai apa yang kami baca, jadi kami melakukan perubahan," kata Trump. Zacharia diangkat pada 9 Oktober menggantikan Karoline Leavitt yang mundur pada Agustus lalu.

Pergantian juru bicara ini terjadi ketika Trump menghadapi sejumlah tantangan politik, dengan pemilihan sela (midterm) AS yang dijadwalkan bulan depan. The Times melaporkan, Zacharia tengah rapat dengan jurnalis Wall Street Journal di kantornya ketika penasihat senior Jason Miller mengetuk pintu dan berkata: "JD [Vance] ingin bicara sebentar dengan kita." Zacharia meninggalkan ruangan — dan tak pernah kembali.