Zelensky: Kesepakatan Diesel Uang untuk Kantong Putin
BRUSSELS — Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kecaman keras terhadap kesepakatan diesel yang dibuat Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Rusia. Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Uni Eropa di Brussels, Jumat (16/10/2026), Zelensky menyebut sikap Moskow sebagai "parodi" perundingan perdamaian dan menegaskan Rusia tidak menginginkan perdamaian.
"Kita bisa melihat bagaimana uang akan kembali mengalir ke Rusia melalui kesepakatan diesel ini. Ini akan menempatkan lebih banyak uang langsung ke kantong Putin untuk mendanai perang ini," kata Zelensky kepada para wartawan di sela KTT.
Zelensky menyambut prospek peran yang lebih besar bagi sekutu-sekutu Eropa dalam proses perundingan. Setibanya di Brussels, ia dengan sengaja menyebut para pemimpin UE yang hadir sebagai "pemimpin sejati" — sebuah sindiran yang ditujukan kepada Washington di tengah memanasnya hubungan Kyiv dan Gedung Putih.

Putin: Zona Keamanan Tak Bisa Dinegosiasikan
Di sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin tampil berseragam militer saat mengunjungi sebuah pos komando. Ia menyatakan Moskow sedang membentuk "zona keamanan" di dalam wilayah Ukraina sepanjang perbatasan — langkah yang ia sebut tidak bisa dinegosiasikan dalam pembicaraan damai apa pun di masa depan.
Pernyataan Putin itu muncul ketika Rusia melancarkan serangan udara ke infrastruktur energi Ukraina di sekitar sepertiga wilayah negara itu pada Jumat. Kementerian Pertahanan Ukraina melaporkan dua orang tewas dan 17 lainnya terluka di Kharkiv setelah serangan malam hari ke infrastruktur energi, dengan sebuah pusat perbelanjaan di Rivne turut menjadi sasaran.
Trump — yang akhir pekan lalu mengumumkan Ukraina dan Rusia sepakat tidak saling menyerang fasilitas energi — menuding serangan Kyiv terhadap kilang minyak Rusia sebagai "aib". Ukraina menyerang kilang minyak di tenggara Moskow pada Kamis (15/10), setelah Zelensky menyatakan Kyiv meninggalkan gencatan senjata energi tersebut.
Hubungan Washington-Kyiv Makin Retak
Ketegangan antara Washington dan Kyiv meningkat tajam pekan ini. Trump mengatakan bukan kesalahan dirinya maupun Elon Musk bahwa Ukraina kehilangan akses ke layanan satelit Starlink minggu ini — sebuah sistem penting untuk pertahanan Ukraina dari serangan Rusia. Zelensky kemudian mengonfirmasi akses ke sistem militer Starshield milik SpaceX mulai dipulihkan.
Trump juga mengatakan sudah waktunya Zelensky meninggalkan kursi kepresidenan, menuduhnya gagal terlibat dalam perundingan damai. Menjelang pemilu paruh waktu AS bulan depan, Trump menyalahkan serangan Ukraina terhadap kilang minyak Rusia atas kenaikan harga energi yang bisa merugikan Partai Republik.
Dalam KTT Brussels, para pemimpin UE bersatu memberikan dukungan kepada Zelensky. Ia mengatakan kepada para pemimpin UE bahwa perang akan menelan biaya 155 miliar euro tahun depan, dengan setidaknya 70 miliar euro dibutuhkan dari Uni Eropa untuk pertahanan dan persenjataan. "Jika saya tidak memperjuangkan ini... siapa lagi yang akan melakukannya?" katanya.










Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!