Atap Sekolah di Peshawar Ambruk Saat Jam Pelajaran

Tragedi memilukan terjadi di kota Peshawar, Pakistan barat laut, pada Kamis (15/10/2026) pagi. Atap sekolah swasta Al-Khair Education Center runtuh saat jam pelajaran berlangsung, menewaskan sedikitnya 34 anak sekolah dan satu guru perempuan. Sedikitnya 45 anak lainnya mengalami luka-luka, mulai dari luka ringan hingga trauma berat.

Sebagian besar korban berusia di bawah 13 tahun dan berasal dari keluarga berpenghasilan rendah. Juru bicara Lady Reading Hospital, Mohammad Asim, menyebut di antara korban tewas terdapat 12 siswi perempuan dan satu guru perempuan. Tiga anak masih dalam kondisi kritis akibat luka di kepala.

Sebanyak 110 siswa tengah belajar di tiga ruang kelas ketika atap lantai atas ambruk menimpa dua lantai di bawahnya. Tim penyelamat menghabiskan waktu empat hingga lima jam mengangkat anak-anak dari reruntuhan, sementara para orang tua yang panik berkerumun di lokasi mencari orang-orang tercinta.

Atap Sekolah Ambruk di Peshawar, 34 Anak dan 1 Guru Tewas
Ilustrasi: bangunan bersejarah Islamia College di Peshawar, Pakistan. (Sumber: sekho.com.pk)

Polisi: Struktur Bangunan Lemah, Pemilik Ditangkap

Kepala Kepolisian Peshawar, Mian Saeed, menyebut struktur bangunan lemah menjadi penyebab utama. “Atap kelebihan beban akibat pembangunan tambahan pada struktur yang lemah, sehingga menyebabkan keruntuhan,” ujarnya. Ia menambahkan, pemilik sekolah telah mengakui bahwa hujan yang turun belakangan ini memperlemah salah satu atap.

Polisi menangkap pemilik sekolah, Mohammad Khan, dan meluncurkan penyelidikan resmi. Kerabat korban yang berduka menuduh pihak sekolah mengabaikan kekhawatiran soal kondisi bangunan dan menuntut pertanggungjawaban. Salah satu anggota keluarga mengaku telah memperingatkan pemilik sekolah soal kebocoran atap.

Pakistan Perintahkan Inspeksi Seluruh Sekolah Swasta

Pemerintah provinsi Khyber Pakhtunkhwa memerintahkan inspeksi seluruh sekolah swasta menyusul tragedi tersebut. Perintah yang dilihat kantor berita AP itu mengarahkan dinas pendidikan membentuk komite distrik untuk memeriksa bangunan sekolah swasta di seluruh provinsi dan menyampaikan temuan serta rekomendasi dalam tiga hari.

Inspeksi mencakup atap, langit-langit, dinding, kolom, balok, fondasi, dan tangga, baik pada gedung milik sendiri maupun sewa. Distrik diminta mengklasifikasikan bangunan sekolah sebagai aman, perlu perbaikan, atau berpotensi tidak aman. Juru bicara pemerintah Samar Haroon Bilour menyampaikan duka cita dan mengimbau para orang tua melaporkan sekolah yang menempati bangunan dengan struktur lemah.