Terlempar dari Goliath, Penumpang Tewas
Hassan Jihad Ibn Kariem, pria 42 tahun asal Atlanta, tewas setelah terlempar dari wahana roller coaster Goliath di Six Flags Over Georgia pada Senin (12/10/2026). Insiden terjadi sekitar pukul 16:00 waktu setempat di taman yang terletak sekitar 16 kilometer sebelah barat pusat kota Atlanta.
Kepolisian Cobb County menyatakan, berdasarkan keterangan awal saksi dan karyawan taman, Kariem terlempar dari kereta wahana, mengenai sejumlah penumpang lain, kemudian jatuh ke bawah wahana. Beberapa pengunjung lain dilaporkan terluka. Unit Kejahatan Besar kepolisian setempat kini menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.

12 Wahana Ditutup di Amerika Utara
Menyusul insiden itu, Six Flags mengumumkan penutupan sementara sembilan roller coaster serupa di enam tamannya di Amerika Serikat dan Kanada. Perusahaan menyebut langkah itu diambil demi kehati-hatian. Wahana yang ditutup antara lain Raging Bull (Illinois), Goliath (California), Nitro (New Jersey), Leviathan dan Behemoth (Ontario, Kanada), Fury 325 dan Thunder Striker (North Carolina), serta Orion dan Diamondback (Ohio).
Gelombang penutupan meluas ke operator lain. SeaWorld Orlando di Florida menutup sementara wahana Mako, sementara taman La Ronde di Montreal, Kanada, menutup wahana Goliath miliknya sebagai langkah pencegahan. Total 12 roller coaster kini nonaktif sementara menunggu hasil tinjauan keselamatan.
Wahana Buatan Pabrikan Swiss
Hampir semua wahana yang ditutup merupakan buatan Bolliger & Mabillard (B&M), perusahaan manufaktur roller coaster asal Swiss — sama seperti Goliath di Georgia yang dibuka pada 2006. Wahana hypercoaster itu memiliki ketinggian 200 kaki (sekitar 61 meter) dan kecepatan puncak 70 mph (sekitar 113 km/jam).
B&M menyatakan sedang meninjau insiden tersebut dan tidak akan berkomentar lebih jauh sampai memahami apa yang sebenarnya terjadi. Six Flags menyatakan bekerja sama penuh dengan aparat penegak hukum dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Taman Buka Lagi, Goliath Tetap Tutup
Six Flags Over Georgia kembali beroperasi normal pada Jumat (16/10/2026) sesuai jadwal akhir pekan. Namun wahana Goliath tempat insiden terjadi tetap ditutup dan belum ada jadwal kapan akan dibuka kembali.
Presiden Six Flags Over Georgia, Richard Pretlow, mengatakan perusahaan sangat berduka atas insiden tersebut dan memberikan dukungan kepada para tamu serta karyawan yang terdampak. Polisi mengimbau siapa pun yang menyaksikan insiden untuk melapor guna membantu penyelidikan.










Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!