Empat Mogok Serentak Lumpuhkan Langit Italia
Sistem penerbangan Italia lumpuh pada Jumat (16/10/2026) akibat empat aksi industrial yang berlangsung serentak. Aksi terbesar adalah mogok 24 jam kru kabin easyJet di Italia, yang dimulai tengah malam dan berlangsung hingga pukul 23:59 waktu setempat.
Bersamaan dengan itu, penyedia layanan navigasi udara Italia ENAV melakukan penghentian kerja selama empat jam dari pukul 13:00 hingga 17:00. Petugas keamanan Bandara Venesia Marco Polo juga melakukan walkout 24 jam, sementara staf darat bandara Pisa dan Florence mogok penuh sehari.

200 Penerbangan Inggris Dibatalkan
Dampak terbesar dirasakan penumpang di Inggris. Sekitar 200 penerbangan easyJet dari Inggris menuju Roma dan Milan dibatalkan, mencakup rute dari Gatwick, Bristol, Manchester, Edinburgh, Liverpool, Luton, hingga Leeds Bradford. ITA Airways juga mengonfirmasi pembatalan 13 penerbangan langsung antara London dan sejumlah kota di Italia.
Mogok dipicu serikat pekerja USB Lavoro Privato. Sengketa berpusat pada pembaruan kontrak yang ditandatangani pada 15 September — USB menuduh hasil pemungutan suara internal dipublikasikan terlambat dan permintaan observasi mereka ditolak. Mogok yang semula dijadwalkan 15 Oktober digeser ke 16 Oktober.
Jendela Terlindung ENAC dan Hak Penumpang
Otoritas penerbangan sipil Italia (ENAC) menetapkan dua jendela waktu yang dilindungi: semua penerbangan yang berangkat dari Italia pada pukul 07:00–10:00 dan 18:00–21:00 waktu setempat wajib beroperasi. Di luar jam tersebut, penerbangan berisiko dibatalkan tergantung partisipasi pekerja.
Penumpang yang penerbangannya dibatalkan berhak atas pengembalian dana atau penerbangan pengganti. Karena mogok dilakukan karyawan maskapai sendiri, aturan hak penumpang Uni Eropa (EU261) berlaku — penumpang berpotensi mendapat kompensasi hingga 600 euro, tergantung jarak penerbangan dan keterlambatan tiba.
Gelombang Mogok Berlanjut ke Prancis
Krisis penerbangan Eropa belum berhenti di Italia. Mulai Sabtu (17/10/2026), mogok penerbangan Prancis dimulai: pilot dan kru kabin Air France, Transavia France, dan Corsair akan walkout selama lima hari hingga 21 Oktober, tepat pada puncak liburan sekolah Toussaint.
Kabar baiknya, mogok pengatur lalu lintas udara Prancis (DGAC) berhasil dihindari setelah tercapai kesepakatan di menit-menit akhir, sehingga gangguan wilayah udara dari sisi ATC tidak diperkirakan terjadi. Penumpang yang terbang ke, dari, atau transit Eropa dalam beberapa hari ke depan disarankan memantau status penerbangan secara berkala.










Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!