Jambi Terburuk di Dunia, Pekanbaru Nomor Empat

Kota Jambi tercatat sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Kamis (15/10/2026). Data real-time AQI pukul 12.12 WIB menunjukkan skor 269 dengan kategori "Parah" — angka tertinggi di antara seluruh kota dunia yang dipantau.

Buruknya udara Jambi tak berdiri sendiri. Pekanbaru menyusul di peringkat keempat dunia dengan AQI 186 kategori "Tidak Sehat". Kota-kota Indonesia lain yang menembus daftar global antara lain Batam (169), Martapura (161), Sampit (151), Pontianak (142), dan Palangka Raya (141).

Jambi Udara Terburuk di Dunia, Sumut Terbitkan SE dan Bagi Masker
Petugas membagikan masker kepada warga Medan di tengah kabut asap karhutla, Kamis (15/10/2026). (Sumber: ntvnews.id)

Seluruh Sumut Terkepung Asap

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi Sumatra membuat asap tebal terbawa pergerakan massa udara ke arah utara. Seluruh wilayah Sumatera Utara tertutup asap, termasuk Kota Medan dan kawasan Danau Toba yang tak lagi terlihat dari kejauhan.

Jarak pandang di sejumlah titik Sumut hanya 1–4 km. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat konsentrasi PM2.5 di Kota Medan mencapai 116,3 mikrogram per meter kubik pada Rabu (14/10) pukul 10.00 WIB — lebih dari dua kali lipat baku mutu udara ambien nasional sebesar 55 mikrogram per meter kubik. Citra satelit menunjukkan tidak ada titik panas di Sumut, sehingga asap dipastikan berasal dari wilayah lain di Sumatra.

Surat Edaran dan Pembagian Masker

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara merespons dengan menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.7.23/XXX/X/2026 tentang Kewaspadaan Menghadapi Potensi Peningkatan Karhutla, Polusi Udara serta Penyakit Sensitif Iklim. Pemerintah kabupaten/kota diminta meningkatkan kesiapsiagaan, pencegahan, dan pengendalian penyakit akibat polusi udara dan perubahan iklim — termasuk membagikan masker yang mampu menyaring partikel halus PM2.5 kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut Muhammad Faisal Hasrimy menyatakan, "Paparan PM2.5 ini sangat berbahaya, bisa masuk jauh ke paru-paru. Masyarakat harus waspada gangguan pernapasan." Di Medan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut membagikan 2.200 masker kepada warga pada Kamis (15/10), dihadiri Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, Kadinkes Sumut, dan Kepala BPBD Sumut.

277 Ribu Kasus ISPA, Respons Nasional Diperkuat

Dampak kesehatan sudah terlihat nyata. Kementerian Kesehatan mencatat 277.075 kasus ISPA secara kumulatif hingga 12 Oktober 2026 di tujuh provinsi dan 63 kabupaten/kota. Juru bicara Kemenkes Widyawati menjelaskan, "Berdasarkan data hingga 12 Oktober 2026, tercatat 277.075 kasus ISPA secara kumulatif, dengan 62.400 kasus di antaranya pada rentang usia 0-5 tahun."

Pemerintah mengerahkan 2.106 tenaga kesehatan, menyalurkan lebih dari 2,8 juta masker, 280 oksigen konsentrator, serta obat-obatan ke daerah terdampak. Sebanyak 1.691 puskesmas dan 36 rumah sakit rujukan disiagakan, sementara Operasi Modifikasi Cuaca terus dioptimalkan untuk memicu hujan. Rapat terbatas 12 Oktober yang dipimpin Presiden Prabowo mencatat 60.177 personel gabungan TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, pemerintah daerah, dan relawan dikerahkan memadamkan karhutla.