Pangan Terkuat dalam Sejarah dan MBG 62 Juta Penerima
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membeberkan capaian dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Selasa (20/10/2026). Beragam program prioritas disebut sudah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri.
Di sektor pangan, pemerintah mengklaim telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan dengan cadangan pangan nasional mencapai 5,2 juta ton — tertinggi dalam sejarah. Sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjangkau 62 juta penerima manfaat, meliputi balita, anak sekolah, serta ibu hamil dan menyusui.
Di bidang pendidikan, Seskab menyebut 265 Sekolah Rakyat telah berdiri, 43.000 anak jalanan kembali bersekolah, dan 30.000 sekolah direnovasi. Pemerintah juga membagikan 288.180 layar interaktif, menaikkan insentif guru honorer sebesar 30 persen, dan menyiapkan konversi 240.000 guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu tanpa tes mulai Januari 2027. Program magang nasional 250.000 peserta dengan gaji setara upah minimum pun berjalan.

Kesehatan hingga Infrastruktur: 108 Juta Layanan CKG
Sektor kesehatan mencatat 108 juta layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan pembangunan 22 rumah sakit baru. Di bidang perumahan, 400.000 rumah selesai diperbaiki dan 100 Kampung Nelayan Merah Putih dibangun.
Pembangunan infrastruktur meliputi lebih dari 9.000 kilometer irigasi, 3.500 jembatan, 2.228 kilometer jalan Inpres, 3.000 titik air bor, hingga 17 stadion berstandar FIFA.
Di sektor energi dan hilirisasi, pemerintah menjalankan biodiesel B50 secara penuh serta melakukan peletakan batu pertama 26 proyek hilirisasi, termasuk ekosistem baterai kendaraan listrik terbesar di Asia Tenggara. Bank Emas nasional disebut mengelola 153 ton emas senilai sekitar Rp360 triliun.
Investasi Rp3.923 Triliun dan Pelunasan Utang BLBI
Dari sisi ekonomi makro, realisasi investasi tercatat Rp3.923 triliun dengan penyerapan 5.485.944 tenaga kerja. Pemerintah juga mengklaim penyelamatan kekayaan negara senilai lebih dari Rp54,8 triliun dan pelunasan utang obligasi BLBI sebesar Rp218,3 triliun.
Penutupan BUMN yang tidak produktif disebut menghemat anggaran sekitar Rp50 triliun per tahun. Sejumlah portal melaporkan angka 290 BUMN yang ditutup, meski ada pula yang menulis 2.900 — perbedaan ini diduga berasal dari kesalahan penulisan dan perlu diverifikasi lebih lanjut.
"Dalam dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, berbagai program prioritas dan pembangunan terus berjalan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri," kata Teddy dalam keterangan resminya.
Disampaikan lewat Video dan Keterangan Tertulis
Paparan capaian tersebut disampaikan Seskab melalui keterangan tertulis dan video bertajuk "2 Tahun Pertama Kerja Nyata untuk Negeri" yang diunggah akun resmi Sekretariat Presiden, bukan melalui konferensi pers fisik.
Dalam video itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pekerjaan pemerintah masih panjang. "Hanya apabila kita bisa menjaga dan mengelola dengan baik semua kekayaan kita, kita bisa memberi pelayanan kepada rakyat kita," ujarnya.
"Cita-cita kita lebih besar, pekerjaan kita masih banyak, perjalanan perjuangan kita masih jauh," tegas Prabowo. Seskab Teddy pun menutup: "2 tahun pertama telah dilalui, kerja nyata dan pengabdian terus berlanjut untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur."











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!