Api Terlihat hingga Sidoarjo

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Ringgit, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, kembali membara. Kobaran api meluas hingga terlihat jelas dari wilayah Porong, Kabupaten Sidoarjo, pada Jumat (16/10/2026) malam.

Titik api pertama kali terpantau di kawasan lereng Gunung Arjuno-Ringgit pada Kamis (15/10/2026) sore. Kobaran sempat mereda, namun api kembali terlihat pada Jumat siang dan semakin mencolok ketika malam tiba. Wiwin, warga Porong, mengaku nyala api pada Jumat malam terlihat lebih jelas dibandingkan sebelumnya.

Kepala Desa Jatiarjo, Hudan Dardiri, menjelaskan kebakaran terdeteksi di empat titik berbeda — dua titik di bagian atas lereng dan dua titik lainnya di bagian bawah. Titik api tercatat di kawasan RKW 03 Pasuruan yang meliputi Desa Jatiarjo dan Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, serta area Puthuk Bulak, Guo Gambir, Tungwulung, hingga Anjat.

Pemadaman Manual Terkendala Medan

Sebanyak 27 personel dikerahkan melakukan pemadaman secara manual di titik-titik yang masih dapat dijangkau. Petugas gabungan berasal dari BPBD Kabupaten Pasuruan, BPBD Jawa Timur, Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, polisi hutan, dan Manggala Agni, dengan dukungan TNI dan Polri. Posko darurat disiagakan di Desa Dayurejo.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengakui keterbatasan peralatan menjadi kendala utama. "Upaya kami mengandalkan tenaga personel darat karena penggunaan pompa air berkapasitas besar belum memungkinkan," jelasnya, Sabtu (17/10/2026). Selain penyisiran langsung, petugas membuat sekat bakar di beberapa titik untuk membatasi pergerakan api.

Di sisi Tahura Raden Soerjo wilayah Mojokerto, luas lahan yang terbakar mencapai 170,39 hektare, sedangkan luasan di wilayah Pasuruan masih dalam pendataan karena petugas memprioritaskan pemadaman. Tambahan regu pengendalian kebakaran disiagakan pada Sabtu ini. "Kami terus bersiaga dan melakukan pemadaman manual sampai api benar-benar padam," tegas Sugeng.