Ditunjuk lewat RUPSLB 14 Oktober

PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), emiten pengelola restoran KFC di Indonesia, resmi menunjuk Achmad Baiquni sebagai Direktur I untuk periode 2026-2030. Keputusan tersebut disahkan para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Dalam agenda yang sama, pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri Dalimin Juwono dari jabatan yang kini diisi Baiquni. Dalimin sebelumnya membawahi bidang keuangan FAST sekaligus merangkap sekretaris perusahaan dan direktur PT Gelael Supermarket. Surat pengunduran dirinya telah diterima perseroan sejak 27 Agustus 2026.

Mantan Dirut BNI dan Direktur Keuangan BRI

Achmad Baiquni bukan nama baru di dunia korporasi Indonesia. Bankir senior ini memimpin PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai Direktur Utama pada Maret 2015 hingga Februari 2020, setelah sebelumnya menjabat Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada Mei 2010 hingga Maret 2015.

Karier perbankannya dimulai di BNI sejak 1984, dengan berbagai posisi strategis mulai dari Direktur Konsumer, Direktur Korporasi, hingga Direktur Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah. Sebelum dipercaya menjadi Direktur I, Baiquni menjabat Komisaris Independen FAST sekaligus Ketua Komite Audit sejak 2021.

Dari sisi pendidikan, Baiquni menyelesaikan studi Ekonomi jurusan Studi Pembangunan di Universitas Padjadjaran, Bandung, pada 1982. Ia kemudian meraih gelar di bidang Business Management dari Asian Institute of Management di Makati, Filipina, pada 1992. Kombinasi pengalaman perbankan dan tata kelola perusahaan ini menjadi modalnya memimpin di industri restoran.

Susunan Direksi Baru

Usai RUPSLB, susunan direksi FAST terdiri atas Ricardo Gelael sebagai Direktur Utama, Ferry Noviar Yosaputra sebagai Wakil Direktur Utama, Achmad Baiquni sebagai Direktur I, serta Cahyadi Wijaya, Fabian Gelael, Adhi Indrawan, Wachjudi Martono, Tony Subagio, dan Dio May Avico sebagai Direktur II hingga VII.

Corporate Secretary FAST Yohannes Kristiarto Soeryo Legowo menyebut pengunduran diri Dalimin mengakhiri kiprahnya di Grup Gelael yang telah berlangsung lebih dari lima dekade. Pergantian ini menempatkan bankir berpengalaman panjang di sektor keuangan pada jajaran direksi perusahaan restoran cepat saji tersebut.

Pengangkatan bankir senior ini menandai babak baru bagi FAST, emiten berkode saham FAST yang mengelola ratusan gerai KFC di Indonesia, di tengah dinamika industri makanan cepat saji nasional.