Titik Api Masih Menyala hingga Pagi Ini

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan hutan di sekitar Embung, wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Titik api berada sekitar sembilan kilometer dari Bundaran Sumbu Barat IKN, dan kobaran api dilaporkan berkobar hingga dini hari Minggu (18/10/2026).

Menurut laporan KompasTV, nyala api masih terlihat di kawasan hutan pada Minggu pagi. Tim gabungan pemadam kebakaran masih bekerja memadamkan api sekaligus memantau perkembangannya di sejumlah titik.

Pemadaman menghadapi kendala berat: medan yang sulit, akses jalan yang terbatas, dan padatnya material yang terbakar membuat petugas kesulitan menembus kawasan hutan untuk mencapai titik api.

Asap Selimuti Istana Garuda, Udara Tak Sehat

Kabut asap akibat karhutla menyelimuti Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Istana Garuda, rumah susun ASN, gedung perkantoran, hingga Masjid Negara tampak samar dari kejauhan, dan jarak pandang menurun di sejumlah bagian kawasan pusat pemerintahan.

Kualitas udara di sekitar Plaza Bhinneka, KIPP IKN, masuk kategori tidak sehat. Data ISPU Kementerian Lingkungan Hidup mencatat nilai PM2.5 mencapai 121 pada Kamis (15/10) pukul 13.00 Wita, dan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyebut angka tersebut sempat menyentuh 150.

Basuki menyatakan aktivitas pemerintahan di IKN masih berjalan normal dan ia terus memantau kondisi udara, terutama penggunaan masker. Otorita IKN juga membantu pemadaman karhutla di wilayah delineasi IKN bekerja sama dengan Lanud Dhomber dan BMKG, termasuk pengerahan helikopter water bombing dan operasi modifikasi cuaca (OMC) — yang belum berjalan maksimal karena minimnya awan hujan di langit IKN.