65,4 Persen Puas, 32,5 Persen Tidak Puas

Sebanyak 65,4 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah Presiden Prabowo Subianto, berdasarkan survei nasional terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI). Angka tersebut merupakan gabungan responden yang menyatakan sangat puas dan puas.

Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno memaparkan hasil survei tersebut secara virtual pada Minggu (18/10/2026). Menurutnya, sekitar 32,5 persen responden menyatakan tidak puas dan sangat tidak puas dengan kinerja pemerintahan secara umum, sedangkan 2,1 persen lainnya tidak memberikan jawaban atau menyatakan tidak tahu.

"Jika digabungkan yang sangat puas dengan yang puas itu totalnya ada 65,4 persen. Sementara ada sekitar 32,5 persen yang menyatakan tidak puas dan sangat tidak puas dengan kinerja pemerintahan secara umum," ujar Adi Prayitno.

Survei dilaksanakan pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 dengan mewawancarai 1.200 responden di 38 provinsi. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling melalui wawancara tatap muka, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,83 persen.

Bansos hingga Penegakan Hukum Jadi Alasan Puas

PPI juga memotret alasan di balik penilaian responden. Mayoritas yang puas menyebut bantuan sosial yang semakin banyak sebagai alasan utama, yakni 16,7 persen responden. Disusul penegakan hukum terhadap koruptor sebesar 10,3 persen, program Sekolah Rakyat 9,8 persen, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai semakin baik sebesar 8,5 persen.

Di sisi lain, mayoritas yang tidak puas menyebut kondisi ekonomi yang sulit dan menurun sebagai alasan utama, yakni 11,8 persen. Disusul bantuan sosial yang kurang tepat sasaran (11,4 persen), harga kebutuhan pokok yang mahal (10,4 persen), serta penilaian pemerintah kurang memperhatikan rakyat kecil (6,7 persen).

Untuk penilaian khusus terhadap sosok Presiden Prabowo Subianto, survei mencatat tingkat kepuasan sebesar 65,2 persen — terdiri dari 62,3 persen yang menyatakan puas dan 2,9 persen yang sangat puas — sementara 28,1 persen menyatakan tidak puas.

Amran Sulaiman, Teddy, dan Erick Thohir Berkinerja Terbaik

Survei yang bertajuk "Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran" itu juga menanyakan pejabat mana yang dinilai berkinerja paling baik. Tiga nama menempati posisi teratas: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.

Bila dibedah berdasarkan geografis, tingkat kepuasan tertinggi terhadap kinerja Presiden Prabowo tercatat di wilayah Kalimantan dan Sulawesi yang mencapai 81,3 persen. Posisi berikutnya diikuti Bali, Nusa Tenggara, dan Indonesia Timur sebesar 70,9 persen, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat 65,5 persen, Sumatra 63,1 persen, serta Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta 57,6 persen.

Secara umum, responden di luar Pulau Jawa (70,1 persen) dan masyarakat pedesaan (70,2 persen) menjadi basis terbesar yang menyatakan kepuasannya terhadap jalannya roda pemerintahan saat ini.